Tes Swab Antigen Berbayar, Anggota DPRD Kepulauan Riau Protes

Kamis, 15 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Swab Antigen. (Foto/Dok.Antara)

ilustrasi Swab Antigen. (Foto/Dok.Antara)

RIAU Patrolinews86.com – Anggota DPRD Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau,melakukan aksi protes terkait kebijakan tes usap antigen berbayar Rp150.000 di kawasan penyekatan perbatasan daerah tersebut dengan Kota Tanjungpinang, Kamis.

Anggota DPRD tersebut yakni Hasriawady dari Golkar, Toha dari PKS, dan Tarmizi dari Partai Hanura. Dalam Aksi ini terlihat 30 orang juga ikut dalam aksi protes di lokasi penyekatan di Sei Pulai.

“Kebijakan tes usap antigen berbayar, merupakan kebijakan yang tidak bijak. Bahkan tidak manusiawi,” kata Hasriawady.

Hasriawady juga menegaskan pemerintah dan masyarakat di Bintan mendukung PPKM Darurat di Tanjungpinang, namun menolak antigen berbayar. Warga Bintan keberatan masuk ke Tanjungpinang wajib membayar Rp150.000.

“Banyak warga Tanjungpinang bekerja di Bintan, termasuk 75 persen staf di Pemkab Bintan, dan sejumlah perusahaan swasta di Bintan,” katanya.

Anggota DPRD Tanjungpinang Muhamad Toha mengemukakan warga Bintan yang bekerja di Tanjungpinang juga keberatan jika setiap hari harus membayar tes antigen sebesar Rp150.000. Sementara gaji mereka hanya sekitar Rp2 juta.

Anggota Satgas Penanganan COVID-19 Tanjungpinang Riono, yang juga mantan Sekda Tanjungpinang, mengatakan, tidak ada kewajiban masyarakat Bintan untuk mengikuti tes antigen gratis jika mereka bekerja di Tanjungpinang.

“Kalau hanya jalan-jalan ke Tanjungpinang, memang wajib tes antigen. Kegiatan itu ‘kan bisa ditunda,” katanya.

Mengutip dari Era.id, Riono menambahkan Kimia Farma diminta untuk melakukan tes antigen di posko penyekatan, lantaran tenaga kesehatan Pemkot Tanjungpinang mengurusi soal vaksinasi dan menangani pasien COVID-19.

“Jumlah nakes kami terbatas sehingga menggunakan Kimia Farma,” katanya.***AS

Berita Terkait

Aspirasi Jalan Rusak Tak Direspons Pemkot, Warga Argasunya Kecewa dan Siap Adukan ke Gubernur Jabar
Satlantas Polres Pekalongan Edukasi Pengendara dan Perbaiki Akses Jalan di Bojong
Polres Cirebon Kota Respons Cepat Penemuan Kru Kapal Meninggal di Pelabuhan, Diduga Sakit
DPD ARUN Kota Cirebon Soroti Dugaan Penyalahgunaan DAU Spesifik Grant Pendidikan Rp30,5 Miliar
Sikap Responsif Cepat tanggap dari dinas Pu Bina marga Kuningan , perlu diacungkan jempol 
Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
*Doa Bersama Dari Tanah Pasundan Untuk Kampung Halaman*
Polres Metro Gelar Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Selama 14 Hari dengan 9 Sasaran Prioritas

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:12 WIB

Aspirasi Jalan Rusak Tak Direspons Pemkot, Warga Argasunya Kecewa dan Siap Adukan ke Gubernur Jabar

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:38 WIB

Satlantas Polres Pekalongan Edukasi Pengendara dan Perbaiki Akses Jalan di Bojong

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:36 WIB

DPD ARUN Kota Cirebon Soroti Dugaan Penyalahgunaan DAU Spesifik Grant Pendidikan Rp30,5 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:18 WIB

Sikap Responsif Cepat tanggap dari dinas Pu Bina marga Kuningan , perlu diacungkan jempol 

Senin, 2 Februari 2026 - 13:01 WIB

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban

Berita Terbaru