Upaya BPP Kecamatan Cibeber Dalam Mengantisipasi Susahnya Pupuk Bersubsidi

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya BPP Kecamatan Cibeber Dalam Mengantisipasi Susahnya Pupuk Bersubsidi

Cianjur | patrolinews86.com, -Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional sangat diperlukan adanya dukungan penyediaan pupuk yang memenuhi prinsip 6 tepat yaitu : jenis, jumlah,harga, tempat, waktu dan mutu.

Untuk membantu petani dalam mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau, Pemerintah memandang perlu menyediakan subsidi pupuk.

Dengan adanya keterbatasan Pemerintah dalam penyediaan subsidi pupuk, Maka pupuk bersubsidi hanya diperuntukan bagi usaha pertanian yang meliputi Petani Tanaman Pangan, Peternakan dan Perkebunan Rakyat. ” Senin (29/01/2024)

Menurut keterangan Kordinator Penyuluh BPP (Korluh) Kec. Cibeber Asep Saepudin, SP, Bahwa untuk menjamin pengadaan dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi perlu ditetapkan Keputusan Menteri, Yaitu melalui Surat Keputusan Menperindag No. 70/MPP/Kep/2/2003 tanggal 11 Pebruari 2003, tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian.

Dan untuk pupuk Non Subsidi di kec. Cibeber sebenarnya terbilang Aman, disamping ada alokasi khusus pupuk bersubsidi, Dari pengajuan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) Cukup banyak, Sedangkan yang disetujui pemerintah pusat hanyalah 1.266 Ton Dan untuk NPK hanya 798 Ton, Untuk kecamatan Cibeber.”papar Asep

“Sedangkan Untuk pengajuan dimusim ini, pihak BPP mengajukan kuota pupuk bersubsidi sebanyak 2.400 Ton Urea dan NPK 2.700 Ton. Cukup untuk kebutuhan petani di kecamatan Cibeber.

Asep menambahkan, Dengan adanya keterbatasan kuota pupuk kimia subsidi dari pemerintah ini, pihaknya akan terus mendorong dan mensosialisasikan ke desa- desa program pertanian dengan memakai pupuk organik agar pertanian terus berkembang.

Atau melakukan pendataan ulang terhadap potensi petani yang belum terdaftar pada sistem e-alokasi serta melakukan sosialisasi kepada petani, stakeholder pertanian dan kios pupuk terkait penerapan kebijakan pemerintah melalui Permentan No 10 tahun 2022, baik pada acara resmi maupun oleh petugas penyuluhan di lapangan.

Selain langkah diatas, Bahwa pihaknya berusaha secara massive untuk mendorong para petani agar menggunakan pupuk organik yang difasilitasi oleh kartu tani.”pungkasnya (Deden Sudiana)

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Berita Terbaru