Cooling System Jelang Pemilu 2024, Kapolresta Cirebon Ajak Warga Jaga Kondusivitas

Minggu, 12 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cooling System Jelang Pemilu 2024, Kapolresta Cirebon Ajak Warga Jaga Kondusivitas

Cirebon, Patrolinews86, Com.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H, mengajak ribuan warga yang menghadiri Tabligh Akbar di Pondok Pesantren Jamiyyah Albadriyyah, Desa Cikeduk, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, menjaga kondusivitas pada momen menjelang Pemilu 2024.

Pasalnya, menjelang pesta demokrasi partai politik peserta Pemilu 2024 dipastikan mulai memanaskan mesin politiknya. Sehingga diperlukan upaya untuk mendinginkan suasana, dan merekatkan persatuan serta kesatuan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif.

“Ibarat mesin, kalau terlalu panas kata orang sini bisa mbledug, sehingga diperlukan cooling system untuk mengelola Kabupaten Cirebon tetap aman dan kondusif seperti halnya kegiatan pada hari ini,” kata Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H.

Ia mengatakan, Pemilu 2024 yang kondusif akan melahirkan pemimpin amanah, dan membawa kesejahteraan bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cirebon. Karenanya, pihaknya mengajak masyarakat untuk menyukseskan gelaran pesta demokrasi yang aman, nyaman, dan damai.

Selain itu, pihaknya pun mengingatkan filosofi keindahan warna-warni bunga yang sejalan dengan perbedaan pilihan dalam Pemilu 2024. Menurut dia, amanat konstitusi juga memperbolehkan masyarakat untuk berbeda pilihan, tetapi yang terpenting tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Alhamdulillah, Kabupaten Cirebon tetap kondusif di momen Pilwu Serentak 2023 bulan lalu meski ada yang berbeda pilihan juga. Sehingga kami berharap, di momen Pemilu 2024 masyarakat juga tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan meski pilihannya kemungkinan berbeda-beda,” ujar Kombes Pol Arif Budiman, S.I.K, M.H.

Tabligh Akbar di Pondok Pesantren Jamiyyah Albadriyyah merupakan langkah cooling system menjelang Pemilu 2024 yang dilaksanakan jajaran Polresta Cirebon. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Cirebon Drs. H. IMRON, M.Ag., Wakil Bupati Cirebon HJ. WAHYU TJIPTANINGSIH, S.E., M.Si., dan Khadim Jam’iyyah Al Badiyyah K.H. MUHAMMAD ARIF SUHARTONO.

Selain itu, turut hadir Pengasuh Ponpes Khas Kempek K.H. MUH MUSTOFA AQIEL SIROJ, AL HABIB THAHIR BIN MUHAMMAD BIN UMAR BIN ABU BAKAR YAHYA, HABIB HASANAIN BIN MUHAMMAD BIN YAHYA, HABIB ABDULLAH BIN YAHYA, Pengasuh Ponpes Ikhyaul ‘Irfan K.H. YAHYA ABU SYA’WANA, dan dipadati ribuan jamaah.

(Susi)

Berita Terkait

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK
Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional
Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Berita Terbaru