1.500 Personel Gabungan Siap Amankan Rangkaian Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan

Jumat, 25 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1.500 Personel Gabungan Siap Amankan Rangkaian Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan

 

Pekalongan Kota – Patrolinews86.Com.
Jajaran Polres Pekalongan Kota, Polda Jateng menyelenggarakan kegiatan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Rangkaian Kegiatan Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan.

Kegiatan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Rangkaian Kegiatan Muktamar Sufi Internasional dilaksanakan di Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Jumat (25/08/2023), dan diikuti Personel Gabungan.

Setidaknya ada 1.500 personel gabungan yang dilibatkan dalam Kegiatan pengamanan Muktamar Sufi Internasional di Kota Pekalongan yang rencananya akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo dan dihadiri oleh para ulama Sufi dari 60 negara serta 1000 orang ulama Nasional.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP. A. Recky R., S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan pengamanan rangkaian kegiatan Muktamar Sufi Internasional di wilayah Kota Pekalongan sehingga bisa berjalan dengan aman, baik, dan kondusif.

Pengamanan ini turut melibatkan jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kota Pekalongan (Dinkes, Satpol PP, Damkar, PMI, Dinas Perhubungan, Dinas kesehatan dan Instansi Terkait), Brimob Batalyon B Polda Jateng, jajaran kepolisian eks wilayah Pekalongan, hingga organisasi masyarakat.

“Kami juga meminta bantuan personel dari eks wilayah jajaran Pekalongan maupun Polda Jateng. Total personel yang dikerahkan ada sekitar 1.500 orang karena rangkaian kegiatan Muktamar Sufi Internasional ini ada di beberapa titik lokasi mulai tanggal 28-31 Agustus 2023,” terang AKBP Recky.

Kegiatan Muktamar Sufi Internasional di Pekalongan yang rencananya akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo ini terbagi menjadi beberapa titik di wilayah Kota Pekalongan. Oleh karena itu, melalui kegiatan apel ini untuk memastikan situasi dan kondisi keamanan di tengah masyarakat selama pelaksanaan kegiatan ini berjalan kondusif.

“Tidak hanya para peserta Muktamar Sufi saja yang merasakan aman dan nyaman selama berada di Kota Pekalongan, tetapi juga masyarakat Kota Pekalongan juga harus aman dan nyaman selama pelaksanaan kegiatan ini,” Kata AKBP Recky.

AKBP Recky menekankan kepada para personel pengamanan agar mengetahui secara pasti terkait cara bertindak, titik pengamanan, dan bertanggung jawab sesuai tupoksinya masing-masing. Usai apel dilaksanakan pengecekan kesiapan personel gabungan, kendaraan taktis (rantis) hingga Pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG).

“Harapannya tentu pengamanan dari stakeholder terkait ini bisa sinergis sehingga kegiatan Muktamar Sufi Internasional Tahun 2023 di Kota Pekalongan ini bisa berjalan baik dan lancar. Kegiatan skala Internasional ini tentu menjadi suatu kebanggaan dan kehormatan bagi warga Kota Pekalongan, karena kegiatan ini tidak di semua tempat dilaksanakan, sehingga kita pastikan bertanggungjawab untuk keamanan di wilayah Kota Pekalongan,” tegasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Soesilo yang hadir mewakili Walikota Pekalongan, mengucapkan terimakasih atas kegiatan persiapan maupun pada saat pelaksanaan Muktamar Sufi Internasional yang dilaksanakan di Kota Pekalongan. Tentunya, tanpa kerjasama dan dukungan semua stakeholder terkait ini tidak akan berjalan lancar maupun kondusif.

“Kami berharap, perlunya sinergitas, saling mendukung dan melaksanakan tupoksi masing-masing dan bisa saling menjaga masyarakat agar bisa tetap nyaman dan kondusif serta rangkaian kegiatan Muktamar Sufi Internasional ini bisa terkendali, kondusif, dan lancar,” ungkapnya.

Kasdim 0710/Pekalongan, Mayor Arh Akhmad Thohir menambahkan, pada dasarnya semua kegiatan yang menyangkut tugas dan jati diri TNI, Polri dan Pemda itu modalnya hanya satu yaitu ikhlas. Jika melaksanakan tugas dilandasi dengan rasa ikhlas maka akan berhasil.

” Secara teknis, nanti di lapangan, antar personel harus kenal, saling kerjasama, dan bertanggungjawab dengan tugas masing masing. Saat melaksanakan kegiatan ini, personel diminta tingkatkan kewaspadaan dan jangan lengah.

“Laksanakan kegiatan pengamanan ini dengan santun, merakyat, jangan sekali sekali menyakiti ataupun merugikan masyarakat,” pungkas Kasdim Mayor Arh Thohir.( Dewi )

Berita Terkait

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru