Mengalami Sakit Langka, Seorang Warga Kasepuhan Terkendala Biaya dalam Pengobatan.

Jumat, 2 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mengalami Sakit Langka, Seorang Warga Kasepuhan Terkendala Biaya dalam Pengobatan.

Cirebon, Patrolinews86,Com.
Hati orang tua mana yang tidak risau jika anaknya divonis sakit langka dan sulit disembuhkan.
Adalah Alamin warga Kelurahan Kasepuhan mengalami sakit diabet insipidus sejak berumur usia 9 tahun. Sejak usia belia Alamin harus mengalami sakit layaknya orang tua.
Putra pasangan Sutaryono dan Sri Wahyuni ini sudah sejak kecil keluar masuk Rumah Sakit di Cirebon. Rasa sakit tentu sudah menjadi bagian kehidupannya sejak kecil. Bahkan dengan sakit tersebut Al Amin harus minum air putih minimal 10 liter agar kondisi tubuh tetap stabil.
“Jika kurang dari 10 liter maka tubuh akan lemes dan merasakan sakit hingga akhirnya tidak sadarkan diri,” ungkap Al Amin yang saat ini sudah memasuki usia 18 tahun di rumahnya.
Al Amin tentunya sudah menjalani berbagai pengobatan dan terapi agar kondisi tubuhnya tetap stabil.
Namun kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya harus dirujuk ke RS DR Cipto Mangunkusumo dan RS PON. Setiap dua minggu sekali Al Amin harus menjalani pengobatan dan pemulihan di Jakarta.
Sebelumnya Al Amin juga menjalani pengobatan sekitar dua tahun di RS Hasan Sadikin Bandung.
“Saya semangat ingin sembuh,” ujar Al Amin lirih.
Selama ini sudah hampir 5 tahun Al Amin bolak balik Cirebon ke Jakarta agar kesehatan tetap terjaga. Al Amin sudah merasakan adanya kondisi yang berangsur membaik ketika menjalani perawatan di dua RS milik pemerintah tersebut. Ternyata sakit yang diderita akibat adanya tumor di bagian dahi sehingga menekan urat syarafnya.
Akibat sarafnya tertekan dia mengalami sakit diabet insipidus seperti layaknya sakit diabetes.
“Selama ini seluruh biaya RS ditanggung BPJS Kesehatan,” kata Al Amin.
Berdasarkan intruksi dokter, Al Amin harus menjalani penyinaran Gamma Knife Surgery.
Namun alangkah terkejut ketika keluarga harus membayar biaya penyinaran mencapai Rp 155 juta.
“Tentu dengan kondisi sekarang sangat sulit bagi keluarga mengumpulkan uang sebegitu banyak, ” kata Al Amin.
Pihaknya, lanjut Al Amin tentunya mengharapkan agar penyinaran Gamma Knife Surgery dapat ditanggung BPJS sehingga dirinya segera mendapat pengobatan.
Al Amin memiliki keyakinan dan semangat sehingga sembuh dari penyakit yang menggerogoti sejak kecil.
“Kami sudah semampu melakukan pengobatan tapi saat ini harus menghadapi kenyataan harus menyediakan biaya sangat besar. Selama ini seh Kami menggunakan BPJS tapi ternyata penyinaran Gamma tidak masuk pembiayaan (BPJS red.), ” kata kedua orangtuanya.

(Susi)

Berita Terkait

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026
Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura
Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Berita Terbaru

Uncategorized

Casino non AAMS in Italia – vantaggi e svantaggi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Fortune Tiger slot de cassino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Top 10 Casinos en Ligne (2026) – Sites Fiables & Légaux

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB