BPBD, Penanggulangan Bencana Sejak Dini Melalui Digitalisasi dan Kearifan Lokal

Rabu, 15 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BPBD, Penanggulangan Bencana Sejak Dini Melalui Digitalisasi dan Kearifan Lokal

Kuningan,Patrolinews86. Com- sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo pada Rakornas yang ditujukan kepada pemerintah daerah dan BPBD,harus menjadi ujung tombak penanggulangan bencana mulai dari identifikasi potensi bencana, penyiapan pendanaan.

Disamping itu, apabila terjadi kerawanan seperti tanah longsor dan potensi bencana lainnnya untuk tidak memberikan izin pembangunan, dan daerah harus menyiapkan kebijakan terkait konstruksi bangunan yang tahan gempa.
Serta masukan resiko bencana dalam rencana pembangunan dan investasi.

Menanggapi hal ini, kepala BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP melalui Sekretaris Pelaksana Ayip Sutrisno, SE. Kepada Patroli news menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai langkah dalam penanganan sejak dini kaitan rawan bencana. Melalui Kesiapan SDM, pra bencana ,sosialisasi kesiapan tanggap bencana, dan pasca bencana.

“Kita lakukan mulai tahapan pendekatan kapasitas, kesiap siagaan semua lini dan membangun jejaring kordinasi,” Katanya. Tentunya melalui era digitalisasi serta kearifan lokal.
Dijelaskan pula, bahwa menyikapi kerawanan bencana diperlukan peta zona lokasi rawan bencana yang jelas. Zona lokasi rendah,sedang dan tinggi serta siklus kehidupan.Maka kita berharap, peta resiko bencana ini bisa disempurnakan di tahun 2023 ini.

Sesuai dengan tupoksi, BPBD Kabupaten Kuningan harus mampu memberikan pelayanan prima dalam penyelenggaraan penanggulanagn bencana baik pada pra bencana, saat terjadi bencana dan pasca bencana. Pelayanan prima dapat terlaksana jika ditunjang oleh kuantitas dan kualitas sumberdaya manusia serta sarana prasarana penunjang. Penyelenggaraan penanggulangan bencana dilandasi pergeseran paradigma yang semula bersifat responsive berubah melalui pendekatan preventif sebagai upaya pengurangan risiko bencana melalui program pencegahan dan kesiapsiagaan, kemudian bergeser ke tahap penanggulangan saat bencana dan pasca bencana dengan memperhatikan asas respon cepat, tepat, tanggap dan tangguh.(Yos)

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Berita Terbaru