Pameran Seni Tingkat Internasional Digelar di Bandung, Karya Prof. Dr. Rudy Harjanto Sukses Menarik Perhatian

Minggu, 19 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bandung, Patrolinews86.com – Pameran seni tingkat internasional, Nuansa Rupa International Contemporary Art Exhibition, di gelar di Bandung. Salah satu yang menarik perhatian adalah karya lukis dari Prof. Dr. Rudy Harjanto.

Pada pagelaran yang dihelat 14-28 Juni 2022 di Gastro Market Bandung Grand Central ini, Prof. Rudy menampilkan dua karya menawan yang menggunakan ‘Teknik Lukisan Kaca Cirebon.’
Teknik ini merupakan seni lukis yang menggunakan media kaca dengan cara melukis dilakukan terbalik atau melukis di bagian belakang. Sementara hasil lukisannya bisa dilihat dari bagian depan.

Istilah lain yang digunakan untuk merujuk pada seni lukis dingin dan penyepuhan di bagian belakang kaca adalah verre églomisé, dinamai dekorator Prancis Jean-Baptiste Glomy (1711–86), yang membingkai cetakan menggunakan kaca yang telah dicat terbalik.
Mengambil objek bunga matahari, karya pertama diberi judul ‘Persahabatan.’ Pada karya dengan akrilik dan pewarnaan akrilik dengan ukuran 62 cm x 82 cm tersebut, Prof. Rudy memperlihatkan lukisan bunga matahari mekar yang selalu bergerak mengikuti arah matahari. Hal ini melambangkan makna kepatuhan serta kesetiaan tanpa pernah menunjukkan pembangkangan.

“Bunga matahari membawa kegembiraan murni yang mengantarkan makna-simbol umur panjang dan keberuntungan, hidup penuh vitalitas dan kelimpahan kecerdasan, merujuk kepada sebuah sebuah persahabatan yang abadi,” ungkap Prof. Dr. Rudy Harjanto dalam keterangan rillisnya yang diterima media ini, Sabtu (18/6).

Sementara pada karya kedua berjudul ‘Optimisme’ yang menggunakan akrilik dan pewarnaan akrilik dengan ukuran 62 cm x 82 cm, Prof Rudy menggambarkan bunga matahari sebagai simbol sifat optimis dan semangat yang tinggi. Bunga matahari, lanjut Prof. Rudy, seakan bisa memberikan energi positif bagi siapa saja yang memandangnya dan mampu selalu memberikan kehangatan bagi kehidupan seluruh makhluk hidup di alam semesta.

“Layaknya matahari yang akan selalu menyinari alam semesta dan tidak pernah padam. Bunga matahari tampak begitu kuat dan tidak mudah rapuh yang melambangkan sifat tegar, optimis menuju hari esok,” jelas Prof. Rudy.

Selain dua karya dari Prof. Rudy, Nuansa Rupa International Contemporary Art Exhibition juga menampilkan karya-karya dari artis internasional seperti Cira Bhang (Prancis), Dudi Arte (Italia), Hagopian (Argentina), Halima Aziz (Palestina), Karina D. Simon (Singapura), Libardo Mojica (Kolombia), Maya Mekira (Jepang), Michal Avrech (Israel), dan Natalia March (Inggris).
Tampil pula karya dari seniman internasional lain seperti Nesar Ahmad (Afganistan), Nicole Mehika (India), Regina Kehrer (Jerman), serta Judith Valencia & Marco (Italia). Dengan kurator A.K Patra Suwanda, karya-karya seniman internasional ini hadir bersama karya-karya dari puluhan seniman berbakat Indonesia.

Bersamaan dengan Nuansa Rupa International Contemporary Art Exhibition, digelar pula beberapa rangkaian acara seperti International Art Symposium ‘Diversity In Contemporary Art’, artist talk dan workshop bertema ‘Art and Feminism Spirit, bincang seni ‘Fenomena Budaya Kebaya, Dulu, Kini dan Nanti’, serta berbagai performance art.

Prof. Rudy sebagai keynote speaker dalam simposium tersebut menjelaskan bila seni adalah ekspresi perasaan pencipta yang dikomunikasikan kepada orang lain, sehingga mereka dapat merasakan apa yang dirasakan para seniman.

Karena itulah, lewat sebuah proses kreatif seorang seniman bisa mengutarakan gagasan, imajinasi hingga pengalaman batin yang merupakan ekspresi seniman dalam menyalurkan visi misi, opini, emosi, dedikasi hingga cinta, yang mampu berkomunikasi dengan penikmatnya. Di sini, seni menjelma menjadi sebuah sarana komunikasi dan membangun jalinan silahturahmi persahabatan.

“Dalam payung keindahan, seni mampu menyatukan manusia meski kita semua berbeda bangsa, negara, wilayah tempat tinggal atau garis-garis demarkasi lain yang biasanya melahirkan perbedaan budaya,” kata Prof. Rudy.

“Saya berharap, dengan pameran ini, kita semua bisa berbagi pengetahuan, pengalaman dan tentu saja keindahan. Karena saya yakin, dengan seni kita bisa menebarkan keindahan dan kebahagian di tengah dunia yang semakin menyesakkan,” pungkas Prof. Rudy.

(Tim patrolinews86)

Berita Terkait

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Berita Terbaru