Menkop UKM RI: Tahun 2045, Indonesia Menjadi Negara Besar Dunia

Senin, 6 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patrolinews86.com – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) RI Teten Masduki mengatakan, Bangsa Indonesia pada 2045 bakal menjadi negara besar. Keberhasilan tersebut, dikarenakan generasi mudanya memilih menjadi enterpreneur ketimbang Pegawai Negeri.

Hal tersebut disampaikan menteri, saat mengisi Kuliah Umum dan Dialog Kewirausahaan di Kampus Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Brebes, Sabtu (4/6).

Teten menjelaskan, sebuah survey menyebutkan lebih dari 70 persen anak muda Indonesia lebih memilih menjadi pebisnis ketimbang pegawai. “Bahkan, pada 2045 mendatang, Indonesia diprediksi secara riset ilmiah bakal menjadi empat negara besar di dunia, bersama AS, China, dan India,” katanya.IMG 20220606 WA0018

Maka, sangat tepat bila sebuah universitas menerapkan kampus berbasis enterpreneur dan riset. Sehingga, mampu melahirkan wirausahawan-wirausahawan muda mapan dari dunia kampus.

Untuk menjadi negara maju, lanjut Teten, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya, Pertama, pembangunan kualitas SDM. Seluruh perguruan tinggi di Indonesia harus berstandar internasional.

“Kita jangan ketinggalan dalam hal riset di segala sektor dan saya berharap mahasiswa memanfaatkan ponsel pintar untuk mengakses ilmu sebanyak-banyaknya di dunia internet,” katanya.

Kedua, pembangunan infrastruktur yang menghubungkan wilayah dan pulau dengan mudah dan cepat, termasuk infrastruktur internet. Syarat lainnya, adalah minimum rasio kewirausahaan berada di level 4 persen, sedangkan Indonesia masih di level 3,18 persen. Sementara Singapura sudah 8,6 persen, Malaysia dan Thailand sudah di atas 5 persen. Kemudian AS dan Prancis sudah ada di kisaran 10–12 persen.

“Kami sudah menggulirkan aneka program kewirausahaan dengan target mencetak 1 juta wirausaha baru, muda, dan mapan. Salah satunya, melalui program inkubasi di kampus-kampus,” ujarnya.

Teten mengajak seluruh kampus di Indonesia untuk menyiapkan lulusannya menjadi wirausahawan, bukan pegawai. Caranya, dengan mengubah pola pikir mahasiswa, dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. “Dengan begitu, target rasio kewirausahaan 4 persen bisa tercapai,” katanya.

Teten meminta kualitas inkubator bisnis di kampus-kampus, termasuk UPB, terus ditingkatkan. Bahkan, inkubator bisnis di kampus sudah harus terhubung dengan sumber pembiayaan. Salah satunya, melalui koperasi kampus atau mahasiswa.

Tak hanya itu, Teten juga mengajak para wirausahawan muda untuk masuk ke dalam ekosistem digital. “Mulai serius menggarap bisnis dengan model bisnis yang jelas agar banyak investor yang melirik,” katanya.

Rektor UPB Muhammad Kadarisman, menjelaskan UPB didirikan mantan Mendikbud Yahya Muhaimin pada 2014. Kampus ini memiliki tekad menuju Entrepereneur Based University hingga 2030 dan akan dipadukan dengan based research.

Saat ini, lanjut Kadarisman, pihaknya memiliki 15 binaan UMKM yang ada di Brebes, Purwokerto, dan Purbalingga. “Mereka akan kita dorong agar lebih produktif berkualitas hingga ke kancah nasional,” kata Kadarisman.

Untuk memperkuat pembinaan UMKM, UPB sudah memiliki koperasi. Selanjutnya, akan mendirikan Koperasi Mahasiswa sebagai wadah mahasiswa mengenal dan menjadi wirausahawan.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) antara UPB dan KemenKop UKM.
“MoU dengan Kemenkop UKM bertujuan untuk lebih meningkatkan pelatihan dan pemberdayaan kewirausahaan di lingkungan kampus,“ pungkasnya.
Tampak hadir Anggota Komisi VI DPR RI Siti Mukaromah, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH, Rektor Unversitas Peradaban M Kadarisman, perwakilan Kepala Dinas Koperasi Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinkopumdag Kabupaten Brebes Drs Zaenudin, dan para mahasiswa peserta seminar tersebut.

Editor: Wasdiun/susi

Berita Terkait

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Berita Terbaru