Diduga Terpeleset Saat Bermain Di Kolam, Anak Usia 4,5 Tahun Ditemukan Dalam Keadaan Terapung

Rabu, 1 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG, Patrolinews86.com – Seorang murid pendidikan anak usia dini (PAUD) berusia 4,5 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam ikan yang berada di sekitar sekolahnya di Dusun Kricaan Mesir, Dusun Salam, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

Kasihumas Polres Magelang AKP Abdul Muthohir mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (30/05/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Awal mula kejadian, saat korban tidak ditemukan selesai jam istirahat di sekolah . Kemudian, dicari oleh saksi pertama (pengajar di PAUD) disekitaran lingkungan sekolah. Ternyata, korban sudah ditemukan dalam keadaan mengapung di kolam ikan di sebelah sekolah PAUD itu,”ujarnya, pada Senin (30/05/2022).

Ia menambahkan, setelah ditemukan terapung saksi pertama memanggil saksi kedua yang juga sama-sama pengajar untuk mengangkat korban.

Selanjutnya dibawa ke RSUD Sleman Yogyakarta namun sesampai di rumah sakit, korban telah dinyatakan meninggal dunia.

Adapun, hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Magelang dengan tim Puskesmas Ngluwar yakni tidak ditemukan tanda tanda kekerasan dan penganiayaan.

Dijelaskan, terdapat memar di jidat kanan karena diduga terjatuh terpeleset karena lumutan dan licin karena pondasi kolam, dan korban mengeluarkan cairan di hidung.

“Sehingga kesimpulannya, diduga korban terpeleset di kolam saat bermain sendirian karena licin dan tenggelam di kolam. Serta kurangnya pengawasan guru terhadap anak didiknya, atau lalai,”ucapnya.

Adapun dari kejadian ini, pihak keluarga sudah membuat surat keterangan menerima senagai musibah dan tidak akan menuntut. Sehingga, dari kejadiaan naas tersebut tidak ada penetapan tersangka.

Sementara itu, terkait kolam yang memuat korban meninggal dunia diketahui memiliki kedalam 1,7 meter.

“Kalau untuk penutupan (kolam) belum ada ke arah sana. Tindak lanjut perlu diberikan edukasi dan sosialisasi standar keselamatan,”urainya.

(HMS/Susi)

Berita Terkait

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta
Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 
Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.
1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA
Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu
Ratusan Pelajar SMAN 1 Tukdana Dibawa Ke Fasilitas Kesehatan Diduga Keracunan Bantuan MBG
Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar
Rumah Sakit MM Indramayu Terbakar Diduga Api Berasal Dari Bangunan Gudang Hemodialisa RS MM

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:04 WIB

1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu

Berita Terbaru