Mitigasi Cegah Penyebaran PMK Hewan Ternak, Polres Brebes Cek Kondisi Hewan Ternak di Banjarharjo Brebes

Kamis, 12 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Brebes Patrolinews86.com – Polsek Banjarharjo melalui Kanit Binmas Polsek Banjarharjo Polres Brebes Bripka Indra, SH., melaksanakan mitigasi pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Hewan Ternak di Banjarharjo Brebes, Kamis (12/05). Banjarharjo sebagai wilayah Sentra Peternakan Sapi di Kabupaten Brebes merupakan daerah yang rawan adanya penyebaran PMK ini. Salah satu sentra peternakan besar milik H. IRAD yang berada di DS. Banjarharjo RT.05 RW.02 Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes di cek langsung oleh petugas gabungan Polri, Pemerintah Desa dan Kecamatan serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes.

 

Petugas menyampaikan bahwa kurang lebih 25 sentra peternakan sapi yang ada di Kecamatan Banjarharjo Wilayah Hukum Polres Brebes akan di cek secara bertahap oleh Petugas Gabungan Polri, Pemerintah Desa & Kecamatan Banjarharjo serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Hal ini sebagai upaya Mitigasi pencegah Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Hewan Ternak khususnya yang berada di wilayah hukum Polres Brebes.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara belum ditemukan adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak yang berada di wilayah kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes. Polri menyatakan bahwa telah menyiapkan upaya mitigasi untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak. Apabila ditemukan adanya PMK diwilayah Brebes maka akan diberlakukan lockdown di wilayah yang diketemukan penyakit tersebut. Lockdown tersebut dilakukan sebagai upaya Biosecurity dalam rangka mencegah penyebaran penyakit hewan ternak tersebut.

 

Polres Brebes akan terus bersinergi dan kolaborasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Brebes untuk pendataan, vaksinasi dan langkah-langkah seperti potong paksa dan penguburan hewan yg sdh mati dg memberikan disifektan/atau obat-obatan pembunuh virus. Selain itu juga terus melakukan patroli terpadu di tingkat kecamatan-kecamatan dan sentra-sentra peternak sapi dengan terus memberikan himbauan dan edukasi kepda masyarakat khususnya para peternak untuk tenang dan memisahkan ternak yg sakit/suspect PMK dan dinas peternakan akan memberikan obat/vaksin.

 

Kasi Humas Polres Brebes IPTu Edi Mardiyanto, SE., menyatakan bahwa Polres Brebes juga akan melakukan pengawasan di Pos Ternak Tanjung Brebes sebagai akses keluar masuk hewan di perbatasan Jateng dan Jawa Barat.

“Terus bersinergi dan kolaborasi dengan dinas peternakan daerah untuk pendataan, vaksinasi dan langkah-langkah seperti potong paksa dan penguburan hewan yang sudah mati dengan memberikan disinfektan atau obat-obat pembunuh virus,” ujar Edi.

 

Tak hanya itu, Edi mengungkapkan, pihaknya siap membantu Kementan atau Dinas Peternakan setempat untuk melakukan patroli dan melakukan pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk hewan ternak disuatu wilayah.

 

“Melakukan patroli terpadu di tingkat kecamatan dan sentra-sentra peternak sapi dengan terus memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat untuk tenang dan memisahkan ternak yang sakit atau suspek PMK dan dinas peternakan akan memberikan obat/ vaksin,” ucap Edi.

 

“Melakukan pengawasan di pos keluar masuk hewan Tanjung Brebes yang merupakan Pos perbatasan provinsi Jateng Jabar,” tambah Edi mengakhiri.(HMS/Susi)

 

Berita Terkait

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Berita Terbaru