Pengganti Lahan Pertanian Akibat Pabrik Sepatu PT.POU YUEN

Sabtu, 9 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, patrolinews86.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur berikan sanksi administratif berupa peningkatan jaringan irigasi sebagai penggantian lahan pertanian akibat pembangunan pabrik sepatu PT. POU YUEN di Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur.

Sanksi administratif tersebut telah disepakati dalam penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemkab Cianjur dengan PT. POU YUEN Indonesia tentang pemenuhan dan komitmen.
“Ini perjalanan yang panjang mulai dari tahun 2018 sampai sekarang sangat alot, Allhamdulillah sekarang sudah ada kesepakatan bahwa PT. POU YEN akan membuat pengganti yang dialokasikan ke pembuatan bendungan yang ada di Cianjur Selatan dan tadi sudah ditandatangan MoU nya antara saya mewakili Kabupaten Cianjur dan PT. POU YUEN,” Ungkap Bupati Cianjur H. Herman Suherman usai penandatanganan kesepakatan di Ruang Garuda Pendopo,(9/4/2022).

Ia berharap, hal itu bisa benar terealisasi dan juga tetap sesuai harapan, agar revisi tata ruang bisa berlanjut.
“Pelaksanaan pembangunanya akan segera mungkin dan itu memerlukan waktu kurang lebih tujuh bulan, karena ini memendungnya agak berat juga, sesudah beres itu baru tinggal menyelesaikan tata ruang,” jelasnya.

Sambung Bupati menuturkan, Karena dengan irigasi itu sekarang sawahnya tidak ada hujan, lalu dibuatkan bendungan bisa jadi irigasi tekhnis, otomatis petani itu bisa panen tiga kali yang biasanya sekali bisa menjadi tiga kali.

Selain itu, Kadis PUTR, Eri Rihandiar menyebutkan, Lahan baru seluas 210 Hektar menjadi bentuknya adalah meningkatkan sawah tiada hujan menjadi sawah beririgasi tekhnis, jadi kalo kita hanya cetak sawah saja kemudian tidak ada airnya biasanya akan balik lagi menjadi tanah darat.

kita menilai lebih efektif, bentuknya serupa buatan peningkatan jaringan irigasi seluas 210 Hektar, angka 210 ini muncul dari luas lahan yang digunakan oleh petak di Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu sebanyak 70 Hektar dikali tiga kali lipat menjadi 210,” Dan Lokasinya ada dua, yang kesatu di Kecamatan Sindangbarang dan yang kedua di Kecamatan Cidaun,”pungkasnya.
(Deden Sudiana)

Berita Terkait

Adanya Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat Membantu Pemerintah Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi
Raja Maroko, King Mohammed VI, Perintahkan Pengerahan 40 Ton Bantuan Medis untuk Masyarakat Gaza
PPWI Berduka, Beristrahatlah dalam Damai Bang Danny Siagian
FKSB Segera Gelar Musyawarah Pilih Ketua dan Pengurus Baru 2022 – 2026.
Upacara pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA
Bupati Blora Serahkan Kendaraan Dinas Roda 4 Kepada Kapolres Blora.
Jalin Silaturahmi Insan Pers dan Organisasi Kewartawanan, PWCR Kunjungi Kantor Redaksi Suara Semesta
Polresta Cirebon Salurkan Ratusan Paket Bantuan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 19 Desember 2024 - 15:04 WIB

Adanya Komite Pencegahan Korupsi Jawa Barat Membantu Pemerintah Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 26 Juni 2024 - 05:46 WIB

Raja Maroko, King Mohammed VI, Perintahkan Pengerahan 40 Ton Bantuan Medis untuk Masyarakat Gaza

Sabtu, 26 November 2022 - 23:53 WIB

PPWI Berduka, Beristrahatlah dalam Damai Bang Danny Siagian

Kamis, 3 November 2022 - 12:25 WIB

FKSB Segera Gelar Musyawarah Pilih Ketua dan Pengurus Baru 2022 – 2026.

Kamis, 15 September 2022 - 20:25 WIB

Upacara pelepasan Kontingen Garuda Bhayangkara FPU 4 MINUSCA

Berita Terbaru

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

Ketua Cabang PSHT Lampung Tengah Hadiri Tes Calon Warga Berbasis UKT Digital 

Minggu, 19 Apr 2026 - 13:47 WIB

PEMERINTAH DAN PARLEMEN

DPUPR Indramayu Adakan Tender 24 Ruas Jalan Direkonstruksi Nilai Rp63,5 Miliar

Minggu, 19 Apr 2026 - 10:40 WIB