Puskopkar PTPN VIII Jalin Kemitraan Dengan Perusahaan Lain Untuk Tingkatkan Pendapatan zwisata di Kabupaten Bandung

Jumat, 11 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Objek wisata kolam rendam Air Panas Walini desa Patengan Kecamatan Rancabali
Photo - Lee.

 Objek wisata kolam rendam Air Panas Walini desa Patengan Kecamatan Rancabali Photo - Lee.

RANCABALI, Kontroversinews.com – Pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang luar biasa terhadap pengelola pariwisata yang ada di Kabupaten Bandung, mulai dari pengunjung yang berkurang drastis sehingga pendapatan turut menurun. Meski demikian, para pelaku pariwisata di Bandung Selatan tak putus asa dan tetap melakukan berbagai langkah dan upaya agar tetap bisa menarik pengunjung.

Salah satu pengelola objek wisata di Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung adalah Puskopkar PTPN VIII yang memiliki objek wisata pemandian air panas Walini, dan memiliki jalinan kerjasama dengan pihak ketiga untuk mengurusi objek wisata Curug Tilu, Gunung Bangku dan Taman Kolecer.

Ketua Puskopkar PTPN VIII, Budhi H. Tresnadi mengatakan upaya yang dilakukan agar bisa meningkatkan pendapatan adalah dengan menjalin kemitraan dengan perusahaan lain. Pewujudan dari kerjasama tersebut adalah dengan membangun satu objek wisata waterboom yang terhubung dengan pemandian air panas.

“Untuk yang dikelola langsung oleh Puskopkar hanya pemandian air panas dengan penginapan wisata, tapi pengembangkan wisata seperti Curug Tilu, Gung Bangku, dan Taman Kolecer dikerjasamakan dengan pihak mitra termasuk pengusaha setempat,” ujar Budhi saat diwawancara di sela kegiatan Penanan pohon pada HUT PTPN VIII ke 26, di Rancabali, Jumat (11/3).

Saat ini, tempat wisata hanya bisa menampung 50 persen dari kapasitas karena masih menerapkan aturan protokol. Diakui Budhi, pendapatan dari objek wisata lebih rendah dari dua tahun sebelumnya. Oleh karena itu, pihaknya akan merekrut tenaga muda yang paham dan melek teknologi informasi untuk melakukan kegiatan promosi.

“Saya harapkan agro wisata di Rancabali ini semakin maju dan berkembang, mudah-mudahan Covid-19 cepat berlalu sehingga orang yang datang ke Rancabali semakin banyak,” tutur Budhi.

Sementara itu, Kepala Desa Patengan Kecamatan Rancabali, Asep Kurniadi (Ester), mengatakan pihaknya bersyukur adanya objek wisata di Kecamatan Rancabali menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Selain itu juga ada beberapa potensi pendapatan seperti dari sarana parkir.

“Memang sektor wisata ini banyak merekrut tenaga lokal termasuk beberapa potensi yang bisa dikerjasamakan seperti parkir dan lain sebagainya dengan warga lokal,” ujar Asep Ester.

Ditengah banyaknya tempat wisata di Rancabali, Asep Ester berharap pengelola bisa memperhatikan lingkungannya. Katanya manajemen objek wisata harus menganggarkan dana khusus untuk menghijaukan hutan di wilayah PTPN VIII, misalnya menanam pohon Kina.

“Tadi saya berbicara dengan Dirut PTPN bagaimana sektor wisata yang bekerjasama dengan PTPN itu diberikan satu instruksi atau satu mandat, jadi ketika ingin kerjasama dengan PTPN mereka harus punya lahan hutan untuk penghijauan, mereka menganggarkan anggaran khusus untuk menghijaukan hutan di wilayah PTPN VIII, terutama menanaman pohon Kina,” tutur Asep.

“Untuk konservasi dan CSR nya dari sisi sektor pariwisata untuk lingkungan. Agar tetap hijau dan kita berharap tidak terjadi banjir seperti di daerah lain,” pungkas Asep Ester.

(Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Berita Terbaru