Media Massa Jelas Masih Dibutuhkan di Era Digital Saat Ini

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, Patrolinews86.com – Di era digital dan maraknya media sosial saat ini, secara nasional jelas media massa/ pers jelas masih dibutuhkan, sebab untuk memerangi berita-berita hoax, isu SARA maupun pornografi dan isu hoax lainnya.

Hal itu disampaikan oleh Sri Mulyadi, wartawan senior yang menjadi narasumber dalam sarasehan wartawan lintas generasi Hari Pers Nasional (HPN) 2022 Jawa Tengah di Gedung Pers Jateng Jalan Tri Lomba Juang Kota Semarang, Rabu (09/02/2022).

Disampaikan pula bahwa, dari hasil survey Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) diperoleh data kurang lebih 200 juta penduduk Indonesia adalah pengguna handphone. Artinya, jumlah itu secara pasti juga menggunakan atau memgakses medsos.

“Dari 10 ribu responden yang diteliti, tujuh puluh persen memperoleh informasi dari medsos, yang belum pasti bisa dipertanggungjawabkan kode etik jurnalistiknya dan selebihnya dari media mainstream,” jelas Ketua Penasehat PWI Jateng ini.

Selain itu, lanjutnya, banyak juga media mainstream atau media massa malah berkiblat pada medsos, yang jelas-jelas masih dipertanyakan kualitas jurnalistik atau kode etik jurnalistiknya.

“Saat ini banyak media online yang malah berkiblat pada medsos, yang menayangkan berita tanpa adanya editing. Sebab dikejar tuntutan banyaknya viewer dari konten-konten yang dihasilkan,” ungkap Mbah Mul, sapaan akrab narasumber yang sudah 37 tahun di dunia jurnalistik ini.

Padahal, menurut Mbah Mul, konten-konten yang dihasilkan tersebut perlu dipertanyakan pertanggungjawaban sumber beritanya, apakah masih layak untuk disebut karya jurnalistik?

Oleh sebab itu, disampaikan juga oleh Mbah Mul, bahwa Pers Survival di Era Digital ini, merupakan tantangan bagi SDM wartawan, selain harus cakap dalam menyajikan konten yang kreatif, juga harus tetap menjaga dan mengimplementasikan kode etik jurnalistik dalam karya-karya jurnalistiknya.

“Karena jika karya jurnalistik tidak mematuhi kode etik jurnalistik, maka lama-kelamaan akan ditinggalkan oleh pembacanya,” pesan Pimpinan SUARABARU.ID ini.

Tetap Dibutuhkan

Demikian juga seperti yang disampaikan oleh Dr Aminnudin, MA pemerhati pers dari Undip, bahwa memang benar saat ini media mainstream atau media masa itu masih sangat dibutuhkan, sebab untuk menghadapi maraknya media sosial yang semakin hari semakin tak terkendali.

Sebab, dengan karya jurnalistik, masih ada kode etik jurnalistik yang dapat membatasi berita-berita yang dinilai tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Jadi jika karya jurnalistik itu, metodenya menggunakan 5 W 1 H. Penyajiannya sesuai fakta, baik fakta sosial maupun fakta personal, yang bisa disebut karya sastra,” jelasnya.( tim Patrolinews86.com ).

Berita Terkait

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Berita Terbaru