Berebut Simpati Rektor Baru Ikopin University, Segelintir Alumni Gelar Pertemuan di Luar Kampus Pasca-Rapat Evaluasi

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

BANDUNG, 5/10/2026 Patrolinews86.com. — Dinamika pasca-pergantian kepemimpinan di Universitas Koperasi Indonesia (Ikopin University) tampaknya semakin menimbulkan pro kontra dikalangan para alumni. Pelantikan Prof. Yudi sebagai Rektor Ikopin yang baru diduga kuat mulai dimanfaatkan oleh segelintir oknum alumni.

Mereka disinyalir gencar melakukan pergerakan demi berebut simpati rektor baru guna melancarkan kepentingan dan keuntungan pribadi.

Indikasi adanya agenda terselubung ini kian menguat melalui rentetan manuver yang terjadi belakangan ini.

Baru saja rapat evaluasi resmi selesai digelar di Gedung Rektorat Ikopin yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP IKA Ikopin, Dr. Ekos Albar.

Namun, belum lama berselang setelah pertemuan formal kelembagaan tersebut bubar, sejumlah oknum alumni diketahui langsung menggelar pertemuan lanjutan di luar area kampus Ikopin.
Langkah sepihak ini memicu kecurigaan mendalam di lingkungan internal institusi.

Pertemuan di luar kampus tersebut terkesan sengaja dilakukan untuk menyusun strategi pendekatan personal di luar pengawasan organisasi resmi IKA Ikopin maupun pihak rektorat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber internal yang enggan disebutkan namanya, pertemuan luar kampus tersebut diduga menimbulkan prasangka yang negatif dikalangan alumni Ikopin.

“Kami melihat ada fenomena yang tidak sehat” Setelah ikut rapat resmi bersama Dr. Ekos Albar di rektorat, mereka langsung kumpul lagi di luar kampus. Ini seperti ada gerakan rapat bayangan.

Sangat disayangkan jika momentum kebangkitan Ikopin di bawah kepemimpinan Prof. Yudi justru dicoreng oleh syahwat pribadi sebagian alumni yang ingin memanfaatkan jaringan kampus untuk bisnis sendiri,” ungkap sumber tersebut, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, lobi-lobi informal di luar institusi rawan membawa dampak transaksional.
Karena Prof. Yudi memiliki rekam jejak akademik yang bersih.

Ujian pertamanya sebagai rektor adalah bagaimana beliau mampu menyaring mana alumni yang tulus ingin memajukan almamater yang sejalan dengan visi DPP IKA Ikopin di bawah Dr. Ekos Albar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak rektorat Ikopin University belum memberikan pernyataan resmi terkait adanya pertemuan informal di luar kampus tersebut.

Namun situasi ini diharapkan menjadi alarm keras bagi seluruh civitas akademika agar proses transisi kepemimpinan tetap berjalan lurus di koridor akademik dan pengabdian masyarakat, sesuai marwah koperasi yang diusung oleh Ikopin. HERDI RERE

Berita Terkait

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Rawan Korupsi Bupati Kuningan diharap Stop Dapur MBG, Masyarakat Demonstrasi Akbar Di Pendopo hari ini
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB