Dua Desa di Kecamatan Losarang Indramayu Tuntut Rehab Tanggul Surna dan Cipanas Yang Akan Jebol*.

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Indramayu – Patrolinews86.com –    Tuntutan masyarakat dari dua desa Jangga dan Puntang terkait kondisi tanggul Surna-cipanas yang hampir jebol biasanya berfokus pada keselamatan warga, masyarakat dari 2 desa menuntut perbaikan infrastruktur secara cepat, atau realisasi janji Bbws.minggu(20/9/26) ‎ ‎Ketika infrastruktur krusial seperti tanggul Kali Surna-Cipanas atau pembatas wilayah mengalami kerusakan kritis, tindakan darurat Harus segera dilakukan demi menghindari kejadian serupa pada tahun 2021 berupa banjir dikarenakan salah satu tanggul aliran Sungai Cipanas yang Jebol di musim penghujan. Dampaknya dapat merendam pemukiman, Pertanian serta Perikanan ‎ ‎Warga menuntut realisasi pembangunan atau penguatan infrastruktur secara permanen agar memiliki daya tahan yang baik dalam jangka panjang, terutama jika proyek sebelumnya dinilai berkualitas rendah.

 

Normalisasi Sungai: Pengerukan lumpur (sedimentasi) di sekitar aliran air agar kapasitas tampung sungai meningkat dan mengurangi tekanan langsung pada dinding tanggul. Tokoh Desa Puntang H.Warno menyampaikan “Kami memohon kepada Gubernur Jawa Barat Bpk Dedi Mulyadi dan Bupati Indramayu Bpk Lucky Hakim, mengingat kondisi tanggul kali blok Surna-cipanas yang saat ini memprihatinkan kondisi tanggul yang sudah retak parah, Lanjut H.Warno kami sudah berupaya dari bulan April sampe sekarang belum ada tindak lanjutnya entah dari pihak terkait maupun dari pemerintah daerah kata H. Warno ‎Sesepuh masyarakat desa puntang H.warum, membenarkan Sekarang ini kondisi tanggul kali blok Surna-cipanas saat ini memprihatinkan karena ada keretakan yang parah mengingat musim hujan udah mendekati, yang kami khawatirkan terjadinya banjir seperti di tahun 2001 kami memohon kepada pihak terkait segera menindak lanjuti tuntutan kami.pungkasnya ‎(Agus Sulist/Red)

Berita Terkait

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak
Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 
Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober
Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa
Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan
BUMDes Loning Disorot: Rp285 Juta untuk Apa? Warga Desak Transparansi dan Cek Lapangan
SK IZIN MENCALONKAN DIRI BUKAN JAMINAN BEBAS TEMUAN, DANA DESA DAN BUMDES LONING TETAP PERLU DIPERIKSA
Dana Desa Loning Disorot, Tuduhan Hoaks Ditantang dengan Verifikasi Lapangan dan Penelusuran Tipidkor Polres Pemalang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB