Purwakarta, PatroliNews86.com | Lantunan sholawat menggema di pelataran Wisata Religi Makam KH Tubagus Ahmad Bakri Sempur, Plered, Purwakarta, Jumat (28/8/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Kegiatan gema sholawat yang digelar jajaran pengurus yatim dari tiga pondok pesantren (ponpes) itu menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual, kepedulian sosial, dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Selain gema sholawat, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada 45 anak yatim dan sejumlah duafa dari tiga pondok pesantren.
Kehadiran anak-anak yatim yang mengikuti rangkaian acara bersama para peserta menjadi bagian penting dalam peringatan Maulid Nabi. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk mengamalkan nilai kepedulian dan kasih sayang yang diajarkan beliau.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan khidmat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus dan pembina 45 anak yatim dari tiga pondok pesantren, para asatiz dan asatizah, serta anak-anak yatim dan duafa.
Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi, Ustaz H. Agus Rahmat, S.Ag., yang juga merupakan Pembina Pondok Pesantren Baitul Burhan Karawang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut Agus, kegiatan tersebut turut terlaksana berkat dukungan dan sedekah jariyah dari sejumlah pihak, di antaranya Camat Darangdan Mimid Munajat, S.H.; Danramil Darangdan Kapten Kav. Unang Sunarya; Kapolsek Darangdan AKP Yoga Prayoga, S.H.; Kepala Puskesmas H. Ujang Sutrisna, S.Kep., Ners., M.Kep.; Ketua UPK Binangkit Hj. Naning Sariningsih, S.H. beserta staf; Sekjen Koperasi Garuda H. Usman Suryamanan, S.Pd., M.M.Pd.; Ketua DPK Apdesi Budi Sahbudin bersama 10 pemerintah desa se-Kecamatan Darangdan; serta Ketua DPC Apdesi Denden Pranayuda, S.E., bersama sejumlah tokoh lainnya.
“Pelaksanaan gema sholawat ini terwujud berkat dukungan dan kontribusi aktif banyak pihak. Kami berharap Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat ikatan spiritual dan sosial, khususnya di lingkungan pondok pesantren,” ujar Agus.
Di tempat yang sama, Pembina Pondok Pesantren Riyadhul Jannah Subang, Ustaz Apud Mahpudin, mengatakan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan duafa menjadi salah satu bagian yang paling mengharukan dalam kegiatan tersebut.
“Sen||||yum polos dan mata berbinar dari anak-anak yatim menjadi simbol nyata bahwa nilai kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui aksi sosial,” kata Apud.
Ia menambahkan, santunan tersebut merupakan bentuk komitmen para pengurus yatim untuk tidak hanya memberikan perhatian dalam bidang pendidikan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Apud juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam kegiatan tersebut.
“Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh pihak yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini,” pungkasnya. ***
Penulis : Bah Endang
Editor : Redaksi
Sumber Berita : Ustaz Subhan
























