Perkembangan Potensi Hutan Pinus Limpakuwus Sebagai Ekowisata

Sabtu, 13 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwokerto – Patrolinews86.com – Indonesia menjadi salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam, keindahan alamnya merupakan potensi yang besar sebagai obyek wisata, sehingga banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang tertarik untuk mengunjungi obyek-obyek wisata yang ada di berbagai wilayah Indonesia. Begitu juga Provinsi Jawa Tengah termasuk salah satu Provinsi yang mempunyai banyak spot wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Salah satu obyek wisata yang banyak dikunjungi adalah di daerah Kabupaten Banyumas, yaitu di Baturraden.

Baturraden dikenal sebagai tempat pariwisata atau pegunungan yang memiliki hawa sejuk dan cenderung dingin dengan suhu 18-25ºC. Baturraden terletak di sebelah selatan di kaki gunung Slamet dengan ketinggian 3.428 meter, yang merupakan gunung berapi terbesar serta gunung tertinggi kedua di Jawa.

Baturraden berada di ketinggian sekitar 640 Mdpl dan berjarak 14 km dari pusat kota Purwokerto. Dengan areal pegunungan, flora- fauna, seni, budaya maupun etnis yang beraneka ragam ini menjadi potensi ekowisata yang perlu dikembangkan secara terpadu, berkelanjutan, dan tentunya tidak mengabaikan kebutuhan masa depan.IMG 20211113 WA0024

Baturraden memiliki beberapa destinasi wisata, seperti gua, air terjun dan wana wisata antara lain: Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Gua Sara Badak, Curug Gede, Curug Ceheng, Curug Jenggala , Bumi Perkemahan Baturraden,Taman Keanekaragaman Hayati Kemutug Lor, Hutan Pinus Limpakuwus, Telaga Sunyi, Baturraden Adventure Forest, dan lain-lain.

Salah satu destinasi wisata hijau yang menarik adalah *Hutan Pinus Limpakuwus* .

Hutan Pinus Limpakuwus terletak di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, hutan tersebut berada di lahan milik Perhutani, luasnya sekitar 10 hektare. Hutan ini dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ardi Rahayu dan dijadikan lokasi wisata alam dengan keunikan dan keindahan alam yang dimiliki.

Wisata Hutan Pinus Limpakuwus merupakan salah satu bentuk pemanfaatan jasa lingkungan berbasis ekowisata. Layanan fasilitas yang ditawarkan wisata ini memberikan pengalaman dan kepuasan berwisata, hal tersebut dikarenakan menawarkan pemandangan hijau nan sejuk.

Tak sekedar menawarkan keindahan, di hutan pinus juga tersedia wahana pendukung, seperti arena ATV, Hammok, dan spot-spot berswafoto.

Menurut Kementerian Pariwisata, ekowisata adalah konsep pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dengan tujuan mendukung pelestarian alam dan budaya serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan, sehingga memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat lokal.

Dalam pengembangan ekowisata, selain dari faktor alam diperlukan pula untuk persiapan dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengerti konsep dan nilai ekowisata.

Persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) ini, seperti memberdayakan masyarakat yang ada di sekitar agar mereka dapat ikut serta dalam pengembangan ekowisata di daerahnya, sehingga permasalahan ekonomi maupun sosial dapat diatasi, sebab ekowisata ini dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Kesungguhan di dalam mengelola aset wisata dan prosesnya menjadi salah satu unsur penting keberhasilan ekowisata, dalam hal ini faktor kepuasan pengunjungnya.

Masyarakat sebagai unsur pengelola utama harus faham dan terlibat aktif dalam menjaga profesionalitas ini. Masyarakat harus mampu menjaga bagaimana caranya agar para pengunjung puas menikmati tempat wisata yang disajikan, bukan mengeksploitasi atau apalagi melakukan trik-trik pemerasan, sehingga perlu juga ada edukasi yang tepat terhadap masyarakat sekitar.

Jika prinsip-prinsip dan kriterianya dijalankan maka dapat diproyeksikan tempat-tempat wisata alam yang dikelola akan mampu sustain atau survive dalam jangka panjang.

Potensi ekowisata juga tidak akan berkembang jika tidak adanya dukungan dari setiap elemen masyarakat baik stake holder dan pengelola, selain itu untuk mempermudah pemasaran produk ekowisata dapat menggunakan media sosial dan layanan e-commerce yang ada, dan perlu adanya rancangan ekowisata yang menarik wisatawan untuk datang.

Penulis : *Stylla Vonch Endiyono*
Mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan
Universitas Jendral Soedirman.( Susi Patrolinews86.com )

Berita Terkait

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.
Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat
SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING
Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid
HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026
DIPERTUAN AGUNG DAN-RI SAMPAIKAN DUKA MENDALAM ATAS WAFATNYA RAJA SAMU SAMU VI: “KAMI KEHILANGAN SAHABAT, SAUDARA, DAN SOSOK PEJUANG ADAT
Kang DS Dorong Para Santri di Kabupaten Bandung, agar Terus Tingkatkan Kapasitas Diri, Berani Tampil, dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Bangsa
Satgas TMMD Sengkuyung IV 2026 Boyolali, Bekali Pelajar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini dan Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih! Serukan Gerakan Nasional STOP BULLYING, Ajak Tokoh Nasional, Pengusaha Dan Seluruh Rakyat Indonesia Selamatkan Generasi Bangsa.

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Persiapan Haji 2027, Kemenhaj Kabupaten Bandung Pastikan Jemaah Aman dan Kuota Berangkat Meningkat

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

SULTAN SEPUH CIREBON REBORN! PANGERAN KUDA PUTIH BAWA WARNA BARU DI ERA MODERN, DARI PELESTARIAN BUDAYA HINGGA GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Ketua PK Golkar Solokan Jeruk Soroti Penurunan Kursi Partai dan Harapkan Figur Pimpinan DPD Kabupaten Bandung yang Solid

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:47 WIB

HALAQOH MENGENAL RASA | PESAN MENDALAM SULTAN SEPUH CIREBON DI HARI SANTRI NASIONAL 2026

Berita Terbaru