*SIRAMAN QOLBU Oleh Harun Sutejo
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Dalam perjalanan hidup ini, setiap perbuatan yang kita lakukan akan meninggalkan jejak. Tidak ada satu pun kebaikan maupun keburukan yang luput dari pengawasan Allah SWT. Apa yang kita tanam hari ini, itulah yang akan kita petik di kemudian hari.
Sering kali seseorang merasa bebas berbuat semaunya, menyakiti orang lain, memfitnah, berbuat curang, atau mengambil hak sesama. Namun perlu diingat, kehidupan memiliki hukum sebab akibat yang tidak dapat dihindari. Apa yang ditabur, itulah yang akan dituai.
Jika kita menanam kebaikan, insya Allah kebaikan pula yang akan kembali kepada kita. Sebaliknya, jika kita menanam keburukan, maka keburukan itu pula yang suatu saat akan kita rasakan akibatnya.
Karena itu, jangan menunggu datangnya musibah atau penyesalan untuk berubah. Selagi nafas masih berhembus dan pintu taubat masih terbuka, perbaikilah diri. Perbaikilah hubungan dengan Allah SWT dan dengan sesama manusia. Mohonlah ampun atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.
Jangan sombong ketika berada di atas. Jangan zalim ketika memiliki kekuasaan. Jangan serakah ketika diberi rezeki. Dan jangan merasa aman ketika berbuat dosa. Sebab kehidupan dunia hanyalah sementara, sedangkan pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT adalah nyata.
Mari jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk menanam amal saleh, memperbanyak sedekah, menjaga lisan, membantu sesama, dan memperkuat ibadah. Semoga kelak yang kita tuai adalah keberkahan, ketenangan, dan ridha Allah SWT.
“Tanamlah kebaikan walau sedikit, karena suatu hari nanti kebaikan itu akan kembali kepada kita. Dan jauhilah keburukan walau kecil, karena setiap perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban.”
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
























