Bulog Adakan Sosialisasi Bantuan Pangan Indramayu 2026 di Kecamatan Kedokan Bunder

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Patrolinews86.com
Pelaksanaan sosialisasi bantuan ketahanan pangan yang seharusnya menjadi angin segar bagi masyarakat, justru diwarnai sikap tertutup data penerima manfaat nama masyarakat dari pihak Bulog Cabang Indramayu.
Meski melibatkan hajat hidup orang banyak, pejabat yang berwenang di lapangan enggan memberikan rincian data dan teknis penyaluran secara transparan kepada awak media.
​Dalam sebuah sesi wawancara usai kegiatan sosialisasi di Aula Kantor Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu, Asisten Administrasi dan Umum Bulog Indramayu, Ossa Rosian, tampak enggan memberikan informasi mendalam terkait skema bantuan tahun 2026 tersebut. Dengan alasan khawatir menyalahi wewenang, ia berkali-kali melempar tanggung jawab pernyataan kepada pimpinan.
​
“Saya takutnya ada statement yang muncul di media, nanti saya yang salah. Nanti saja statement-nya dari pimpinan. Langsung ke kantor saja,” ujar Ossa saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan. Kamis, (02/04/2026).
Ketertutupan ini memicu pertanyaan mengenai kesiapan Bulog dalam mendistribusikan bantuan. Saat ditanya mengenai total tonase bantuan pangan untuk wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Ossa mengaku belum mengetahui angka keseluruhannya, meski ia membenarkan bahwa data penerima sebenarnya sudah tersedia.

“Belum ada jadwalnya, jadi saya belum tahu keseluruhannya. Datanya sudah ada, tapi jadwal pengirimannya belum tahu,” tambahnya.
​Meski sempat membenarkan adanya informasi mengenai alokasi sekitar 16 ton bantuan, ia tetap menolak merinci lebih jauh mengenai teknis pembagian di lapangan, selain menyebutkan hal-hal bersifat administratif seperti dokumentasi foto penerima.
​
​Ironisnya, di tengah sikap bungkam tersebut, pihak Bulog berharap program penugasan yang berlanjut dari tahun 2024 ini dapat berjalan lancar tanpa kendala. Namun, minimnya keterbukaan informasi di tingkat pelaksana lapangan justru berpotensi memicu celah pengawasan dari masyarakat dan pers.
​Program bantuan pangan merupakan agenda nasional yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar. Sikap “saling lempar” tanggung jawab informasi antara petugas lapangan dan pimpinan dikhawatirkan dapat menghambat fungsi kontrol sosial dalam memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan bebas dari penyelewengan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pimpinan Bulog Indramayu belum memberikan keterangan resmi terkait detail jadwal dan mekanisme penyaluran bantuan yang tengah menjadi sorotan tersebut. (Agus Sulist/Tym)

Berita Terkait

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK
Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional
Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Berita Terbaru