Lahat Patroli news86.com – Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto SIK MIK menerima penghargaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Central Asia (BCA), Rabu 4 Maret 2026. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi, atas dedikasi Polres Lahat menjaga stabilitas sektor keuangan di Kabupaten Lahat.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan koordinasi lintas sektor yang digelar di wilayah hukum Polres Lahat. Apresiasi itu diberikan atas keberhasilan Polres Lahat mengungkap kasus penipuan online atau scam yang merugikan korban hingga Rp 541 juta.
Kasus itu dilaporkan korban pada 4 November 2025. Saat itu korban mengalami kerugian setelah menjadi sasaran penipuan berbasis daring, berkat koordinasi cepat antara Polres Lahat, OJK serta pihak perbankan, dana korban berhasil dikembalikan pada Desember 2025.
Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bentuk nyata sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga jasa keuangan. Kolaborasi itu dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional.
Korban penipuan mengaku bersyukur atas pengungkapan kasus tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Lahat yang telah bekerja maksimal hingga uangnya kembali utuh.
“Saya mengucapkan terima kasih atas upaya Polres Lahat mengungkap penipuan online yang saya alami dan berhasil mengembalikan uang milik saya,” ujar korban.
Nah, perwakilan OJK pusat dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas komitmen Kapolres Lahat beserta jajaran. Ia menilai penguatan koordinasi lintas sektor menjadi kunci mengungkap kasus penipuan online yang kian marak.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan lembaga jasa keuangan harus terus diperkuat. Sinergi itu penting untuk mencegah kebocoran dana masyarakat dan memutus rantai kejahatan siber.
Mengingatkan masyarakat agar segera melapor jika menjadi korban penipuan, laporan dapat disampaikan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui call center 157 Indonesia Anti Scam Center,” papar dia.
Sementara itu, Novi Edyanto menyampaikan, rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan, bahwasanya capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polres Lahat.
“Keberhasilan pengungkapan kasus bukan semata prestasi individu. Capaian itu lahir dari kerja tim yang solid serta dukungan lintas lembaga,” ungkap dirinya.
Dia menekankan, pentingnya sinergi berkelanjutan antara kepolisian, OJK dan pihak perbankan, kolaborasi tersebut mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
Supaya masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan digital, paling penting warga tidak mudah percaya pada pesan WhatsApp yang meminta transfer uang,” sebut Novi Edyanto.
Ia mengingatkan, masyarakat untuk menghindari pinjaman online ilegal dan judi online. Kedua praktik itu kerap menjadi pintu masuk kejahatan siber yang merugikan korban.
“Apabila menjadi korban penipuan online, masyarakat dapat menghubungi layanan cepat 110 secara gratis, layanan itu disiapkan untuk mempercepat respons kepolisian terhadap laporan masyarakat,” tutupnya.
Dengan penghargaan ini, Polres Lahat menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan stabilitas sektor keuangan di daerah, upaya itu menjadi bagian dari perlindungan hukum bagi masyarakat di era digital yang semakin kompleks.
Agusman
























