Asyik Nyalakan Mercon di Sawah, 3 Remaja Diangkut ke Polsek Kedungwuni

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Patrolinews86.com. – Unit Reskrim Polsek Kedungwuni bergerak cepat merespons keresahan warga terkait aktivitas remaja yang bermain petasan. Tiga orang remaja asal Kecamatan Buaran diamankan polisi usai kedapatan membuat dan menyulut petasan di area persawahan Desa Tangkil Kulon, Sabtu (28/2/2026) sore.

 

Ketiga remaja tersebut, yakni MZ (13), MS (13), dan NS (17), langsung dibawa ke Mapolsek Kedungwuni untuk mendapatkan pembinaan khusus. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya kecelakaan fatal akibat bahan peledak yang sering memakan korban selama bulan Ramadhan.

 

Kapolsek Kedungwuni Iptu Amin, S.H menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga ketenangan masyarakat. Apalagi, para remaja ini diketahui meracik petasan tersebut secara mandiri.

 

“Kami tidak ingin ada jatuh korban akibat petasan. Tiga remaja ini kami amankan di area persawahan Desa Tangkil Kulon sekitar pukul 16.30 wib. Mereka membuat petasan sendiri tanpa izin dan menyalakannya di lingkungan yang dekat dengan pemukiman. Ini sangat berbahaya,” kata Iptu Amin.

 

Ketiga remaja tersebut mendapatkan arahan langsung dari Kanit Reskrim Polsek Kedungwuni Ipda A. Mifta Hasan, S.H. Polisi memberikan edukasi mengenai bahaya fisik yang mengancam, seperti risiko kehilangan anggota tubuh hingga potensi kebakaran.

 

“Tadi Kanit Reskrim sudah memberikan pemahaman mendalam. Kami jelaskan bahwa perbuatan mereka tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi juga orang lain. Ada konsekuensi hukum yang serius terkait penyalahgunaan bahan peledak jika mereka mengulangi perbuatannya,” tambah Iptu Amin.

 

Polisi juga meminta para remaja ini untuk menyalurkan energi mereka ke hal-hal yang lebih bermanfaat, seperti olahraga atau kegiatan keagamaan di masjid.

 

Tak hanya para remaja, Polsek Kedungwuni juga memanggil orang tua atau wali masing-masing anak. Iptu Amin menekankan bahwa pengawasan keluarga adalah kunci utama agar anak tidak terjerumus dalam aktivitas berbahaya.

 

“Kami minta orang tua meningkatkan pengawasan. Jangan sampai sudah jatuh korban baru menyesal. Petasan bukan mainan, itu adalah bahan peledak yang bisa memicu petaka,” tegasnya. (dewi)

Berita Terkait

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta
Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 
Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.
1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA
Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu
Ratusan Pelajar SMAN 1 Tukdana Dibawa Ke Fasilitas Kesehatan Diduga Keracunan Bantuan MBG
Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar
Rumah Sakit MM Indramayu Terbakar Diduga Api Berasal Dari Bangunan Gudang Hemodialisa RS MM
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:04 WIB

1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu

Berita Terbaru