Update Kasus teror Penembakan Pekalongan: Polisi Periksa saksi saksi dan Perdalam Bukti CCTV

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Patrolinews86.com – Polres Pekalongan bersama Polda Jawa Tengah kini tengah melakukan penyelidikan marathon untuk mengungkap di duga pelaku teror penembakan  melalui rekaman kamera pengawas (CCTV).

Hingga saat ini, penyidik terus bekerja ekstra untuk mengungkap motif di balik penembakan yang terjadi pada Sabtu (14/2) malam tersebut. Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan tim ahli.

“Kami telah melakukan pemeriksaan saksi yang ada di TKP secara marathon. Kami juga sudah mengambil rekaman CCTV di TKP untuk dianalisis secara mendalam. Tujuannya guna mengumpulkan bukti pendukung dan menentukan ciri-ciri pelaku secara lebih jelas,” ujar AKBP Rachmad saat memberikan update perkembangan kasus di lobi Polres Pekalongan, Senin (16/2/2026).

AKBP Rachmad menambahkan, dari hasil pengamatan sementara kamera pemantau CCTV , polisi mendeteksi terduga satu orang pelaku di lokasi yang saat ini masih didalami identitasnya.

“Kami pastikan proses penyelidikan ini berjalan transparan dan profesional,” tegasnya.

Terkait jenis senjata yang digunakan, pihak kepolisian masih menunggu hasil laboratorium forensik. Proyektil yang ditemukan di garasi rumah korban diketahui berbahan timah, sehingga memerlukan ketelitian khusus untuk menentukan jenis senjata api yang digunakan terduga pelaku.

“Untuk proyektil masih dilakukan analisa dan evaluasi oleh Bidlabfor Polda Jateng. Kami masih menunggu hasil resminya. Karena proyektilnya berupa timah, kami harus memastikan betul senjata api jenis apa yang digunakan oleh pelaku,” jelas AKBP Rachmad.

Guna meredam keresahan warga dan memberikan perlindungan kepada korban, Polres Pekalongan telah menyiagakan personil di lokasi kejadian. Penjagaan ketat dilakukan selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Kami sudah menempatkan beberapa personil untuk melakukan penjagaan guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Kami berharap warga masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Kami bekerja maksimal untuk segera mengungkap pelaku teror penembakan ini,” pungkasnya. (dewi)

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru