Gerak Cepat, Polisi Evakuasi Puluhan Warga Terdampak Banjir di Siwalan Pekalongan

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres ​Pekalongan – Polda Jateng – Patrolinews86.com.
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pekalongan mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Sebanyak 68 warga di Desa Pait, Kecamatan Siwalan, terpaksa dievakuasi ke posko pengungsian setelah air merendam pemukiman mereka pada Sabtu (17/01/2026) dini hari.

Banjir mulai masuk ke pemukiman warga di Dukuh Babadan dan Dukuh Tugurejo sekitar pukul 01.00 wib. Hal ini dipicu oleh hujan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hukum Polsek Sragi sejak Jumat (16/1) malam.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui ​Kasubsi Penmas Sihumas Ipda Warsito, S.H., mengonfirmasi bahwa debit air di lokasi terdampak mencapai ketinggian hingga 50 sentimeter.

​”Benar telah terjadi banjir di Dukuh Babadan dan Dukuh Tugurejo, Desa Pait. Ketinggian air rata-rata berkisar antara 30 cm hingga 50 cm,” ujar Ipda Warsito dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

​Ipda Warsito menjelaskan bahwa pihak kepolisian bersama tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. Sebanyak 68 warga yang terdampak kini telah diungsikan ke Posko Banjir Desa Pait, tepatnya di rumah dinas PT. Lokatex demi keamanan.

​”Personel gabungan yang terdiri dari personel TNI-Polri, tim BPBD Kabupaten Pekalongan, serta pihak kecamatan dan perangkat desa sudah berada di lokasi. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga, terutama lansia dan anak-anak,” jelasnya.

​Berdasarkan data di lapangan, wilayah yang terdampak cukup parah meliputi
​Dukuh Tugurejo: Rt. 001/Rw. 005 dengan ketinggian air 30-50 cm dan ​Dukuh Babadan: Rt. 01 & 02/Rw. 06, serta Rt. 01 & 02/Rw.07.

Petugas di lapangan saat ini terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam rumah.

​Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi adanya kenaikan debit air jika hujan kembali turun. ( dewi )

Berita Terkait

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta
Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 
Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.
1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA
Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu
Ratusan Pelajar SMAN 1 Tukdana Dibawa Ke Fasilitas Kesehatan Diduga Keracunan Bantuan MBG
Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar
Rumah Sakit MM Indramayu Terbakar Diduga Api Berasal Dari Bangunan Gudang Hemodialisa RS MM
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:04 WIB

1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu

Berita Terbaru