APDESI MERAH PUTIH SINERGI BELA NEGARA BERSAMA KEMENHAN

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat Patrolinews86.com – Diskusi antara Direktur Bela Negara di Kementerian Pertahanan (Kemhan) *Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si.* dengan Ketua Umum Apdesi Merah Putih *A.Anwar Sadat, S.H*

*Bela Negara dalam Mengisi Kemerdekaan melalui Ketahanan Pangan*

(Jakarta,15 Desember 2025,) Bela negara di era kemerdekaan tidak lagi dimaknai semata sebagai perjuangan angkat senjata. Para pendiri bangsa telah menuntaskan tugas merebut kemerdekaan, sementara tugas generasi hari ini adalah mengisinya dengan karya nyata, integritas, dan tanggung jawab kebangsaan.

Mengisi kemerdekaan berarti memastikan bangsa ini berdiri di atas kakinya sendiri. Salah satu pilar terpentingnya adalah ketahanan pangan. Bangsa yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri akan mudah goyah kedaulatannya. Karena itu, ketahanan pangan bukan sekadar isu ekonomi atau pertanian, melainkan bagian strategis dari bela negara.

Petani, nelayan, peternak, dan seluruh pelaku sektor pangan sejatinya adalah garda terdepan pertahanan bangsa. Dari sawah, ladang, laut, dan desa-desa, mereka menjaga keberlangsungan hidup rakyat dan stabilitas negara. Setiap butir padi yang dihasilkan, setiap lahan yang dikelola secara berkelanjutan, adalah bentuk nyata pengabdian kepada Indonesia.

Bela negara dalam mengisi kemerdekaan juga berarti membangun kesadaran kolektif. Pemerintah wajib menghadirkan kebijakan yang berpihak dan berkeadilan, masyarakat bertanggung jawab untuk menghargai pangan dan tidak menyia-nyiakannya, sementara generasi muda mengambil peran melalui inovasi, teknologi, dan kewirausahaan pangan.

Di tengah tantangan global—krisis iklim, konflik geopolitik, dan ketidakpastian ekonomi—ketahanan pangan adalah benteng terakhir kedaulatan bangsa. Ketika pangan aman, persatuan terjaga. Ketika rakyat tercukupi kebutuhannya, negara menjadi kuat.

Karena sejatinya, bela negara hari ini adalah bekerja dengan jujur, mengabdi dengan sungguh-sungguh, dan memastikan kemerdekaan yang telah diperjuangkan tidak hanya dirayakan, tetapi benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesa.

Redaksi

Berita Terkait

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak
Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 
Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober
Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa
Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan
BUMDes Loning Disorot: Rp285 Juta untuk Apa? Warga Desak Transparansi dan Cek Lapangan
SK IZIN MENCALONKAN DIRI BUKAN JAMINAN BEBAS TEMUAN, DANA DESA DAN BUMDES LONING TETAP PERLU DIPERIKSA
Dana Desa Loning Disorot, Tuduhan Hoaks Ditantang dengan Verifikasi Lapangan dan Penelusuran Tipidkor Polres Pemalang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru