Respons Cepat Polisi Atas Penemuan Mayat di RSUD Kajen, Inafis Turun Tangan Cek Dugaan Jantung

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Pekalongan – Polda Jateng – Patrolinews86.com. – Seorang pasien lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia mendadak di salah satu toilet RSUD Kajen, Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (9/12/2025) pagi. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan sedang berada di rumah sakit untuk pemeriksaan.

Penemuan jenazah korban K (74), warga Desa Larikan, Doro, dilaporkan ke Polsek Karanganyar sekitar pukul 08.00 wib.

Kronologi: Sempat Dicari Keluarga

Berdasarkan keterangan saksi, korban K (74) pada Senin (8/12/2025) pukul 08.30 wib diantar oleh keluarganya untuk berobat penyakit jantung di RSUD Kajen. Keluarga sempat meninggalkan korban untuk bekerja, dan saat kembali untuk menjemput, korban tidak ditemukan.

Pencarian hingga malam hari tidak membuahkan hasil. Baru pada keesokan harinya, seorang cleaning service RSUD Kajen, Toraji, curiga karena salah satu pintu toilet dekat poli umum terkunci dan tidak dapat dibuka.

Setelah didobrak, korban ditemukan sudah meninggal dunia, terbaring miring ke kanan di lantai dekat kloset. Pihak cleaning service dan satpam segera melaporkan penemuan ini ke Polsek Karanganyar.

Kasubsi Penmas Sihumas: Korban Punya Riwayat Jantung dan Tidak Ada Unsur Pidana

Polsek Karanganyar bersama Unit Inafis Sat Reskrim Polres Pekalongan dan Dokter RSUD Kajen segera melakukan olah TKP.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., mengkonfirmasi penemuan tersebut dan hasil pemeriksaan awal.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan tim dokter, ditemukan lebam pada pinggul korban yang diperkirakan sudah lebih dari 18 jam meninggal. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung menahun dan saat ditemukan masih memegang nomor antrian periksa,” ujarnya.

Ipda Warsito menambahkan, berdasarkan temuan di lokasi dan hasil visum luar, korban diduga meninggal mendadak saat buang air besar akibat penyakit dalam yang dideritanya.

“Kami pastikan tidak ditemukan adanya unsur pidana dalam peristiwa ini. Pihak keluarga korban telah menerima dengan ikhlas kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi,” tutupnya.

Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. (dewi)

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru

Uncategorized

Casino non AAMS in Italia – vantaggi e svantaggi

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Fortune Tiger slot de cassino

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB

Uncategorized

Top 10 Casinos en Ligne (2026) – Sites Fiables & Légaux

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:36 WIB