Sebuah Kapal Tongkang Berlabuh di Perairan Santolo Garut, Satpolairud Lakukan Pemeriksaan

Kamis, 22 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah Kapal Tongkang Berlabuh di Perairan Santolo Garut, Satpolairud Lakukan Pemeriksaan

Garut Patrolinews86.com – Sebuah kapal tongkang bermuatan batubara dengan nama Premium Bahari terpaksa berlabuh di perairan Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, pada Rabu (21/5/2025), akibat cuaca ekstrem yang melanda perairan selatan Jawa Barat.

Kapal milik PT. Pelayaran Nasional Bina Buana Raya tersebut memulai pelayaran dari Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung pada 17 Mei 2025 pukul 20.23 WIB, dengan tujuan akhir Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pelabuhan Cilacap.

Namun dalam perjalanan, tepatnya saat melintasi perairan selatan Tasikmalaya pada 20 Mei 2025, kapal menghadapi kondisi cuaca yang membahayakan. Nakhoda kapal, Dani Herdiana (45), memutuskan untuk mengubah haluan demi keselamatan awak dan kapal.

Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, kapal dialihkan menuju Teluk Cilautereun, kawasan Garut Selatan, dan akhirnya lego jangkar di perairan Santolo pada pukul 09.45 WIB, Rabu pagi, pada posisi koordinat -7°651’889” S dan 107°679’840” E, sekitar 0,7 mil laut dari garis pantai.

Menanggapi keberadaan kapal tersebut, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut segera melakukan pengecekan. Pemeriksaan dilakukan bersama sejumlah petugas dari Dinas Perikanan Kabupaten Garut, SDKPWS, dan Dinas Perhubungan Laut Kabupaten Garut.

Dari hasil inspeksi diketahui kapal bertonase 1.059 Gross Tonnage (GT) tersebut mengangkut batubara sebanyak 10.059,010 metrik ton. Sebanyak 19 orang Anak Buah Kapal (ABK) tercatat berada di atas kapal, dan seluruh dokumen pelayaran seperti Surat Persetujuan Berlayar (SPB) maupun surat laut dinyatakan lengkap.

“Tidak ditemukan pelanggaran dalam pemeriksaan. Kapal hanya berlindung sementara akibat cuaca ekstrem,” ungkap Kasat Polairud Polres Garut, Iptu Aep Saepudin.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa situasi ini telah dilaporkan kepada pimpinan dan pemantauan terhadap kapal akan terus dilakukan selama berada di wilayah perairan Garut.

(Lip Indra Budiman/ NNG )

Berita Terkait

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta
Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 
Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.
1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA
Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu
Ratusan Pelajar SMAN 1 Tukdana Dibawa Ke Fasilitas Kesehatan Diduga Keracunan Bantuan MBG
Diduga Korsleting Kulkas, Warung Kopi di Lahan Perhutani Mesoyi Talun Ludes Terbakar
Rumah Sakit MM Indramayu Terbakar Diduga Api Berasal Dari Bangunan Gudang Hemodialisa RS MM
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Surnata Warga Miskin Tertahan 2 Hari 1 Malam di RSUD Indramayu Akibat Terbebani Tagihan Rp.22 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Operasi Sarang Narkoba di Kajen, Polisi Periksa Pengunjung Hiburan 

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Safari Subuh Polsek Pekalongan Selatan, Jadi Ruang Silaturahmi dan Komunikasi Kamtibmas.

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:04 WIB

1 REMAJA DIDUGA GENK MOTOR TEWAS, 3 KRITIS DIMASSA WARGA

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Himbauan Perda Mihol 0 Persen, Secara Terbuka Miras Malah Dipajang Jadi Hadiah Lempar Gelang di Pasar Malam Kedokan Bunder Indramayu

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB