Pemkab Cirebon dan PemprovJabar Komitmen Selesaikan Jalan Rusak Di Wilayah Cirebon Timur

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Cirebon dan PemprovJabar Komitmen Selesaikan Jalan Rusak Di Wilayah Cirebon Timur

,Cirebon,Patrolinews86,Com. – Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, memastikan perbaikan jalan rusak di wilayah Cirebon Timur akan segera dilakukan.

Kepastian ini disampaikan usai dirinya melakukan pembahasan langsung bersama Bupati Cirebon, Imron, dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Kantor Gubernur Bale Jaya Dewata, Cirebon, Rabu (7/5/2025).

Dedi menyatakan, penyelesaian masalah jalan rusak akan dilakukan melalui skema pembagian anggaran antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Langkah ini merupakan solusi kolaboratif untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

“Anggaran sudah saya bagi dua. Sebagian ditanggung kabupaten, sebagian lagi dari provinsi,” tegas Dedi.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui tahapan yang terencana dan bertahap.

Saat menghadiri Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon sebelumnya, ia sudah menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang fokus menyelesaikan persoalan jalan secara sistematis.

“Kan tidak mungkin, langsung beres semua dalam satu waktu. Harus ada tahapan-tahapannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mulai melakukan intervensi anggaran secara masif untuk membantu perbaikan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota.

Ia menargetkan seluruh jalan kabupaten di Jawa Barat akan tuntas diperbaiki pada tahun 2027.

“Saya targetkan, 2026 kita mulai intervensi, dan 2027 seluruh jalan kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk Cirebon, harus selesai diperbaiki,” tegasnya.

Ia juga menyebut, perbaikan infrastruktur jalan akan menjadi salah satu fokus utama dalam alokasi APBD Provinsi Jawa Barat dua tahun ke depan.

Bupati Cirebon, Imron, menyambut baik dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menyatakan bahwa koordinasi intens antara pihaknya dengan pemprov telah dilakukan, termasuk pemetaan titik-titik jalan rusak yang menjadi prioritas.

“Pemerintah provinsi dan kabupaten sudah duduk bersama. Data jalan rusak, khususnya di Cirebon Timur, sudah ada di Dinas PUTR. Tahun depan, beberapa ruas akan mulai diperbaiki dengan bantuan dari provinsi,” ujar Imron.

Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini ada 37 ruas jalan di Cirebon Timur yang tengah dalam proses lelang untuk pelaksanaan perbaikan tahun ini.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pihaknya telah melakukan pergeseran anggaran sebagai upaya awal untuk menangani persoalan jalan.

“Kami tetap optimis. Dengan skema bertahap dan sinergi dengan provinsi, dua tahun ke depan kondisi jalan di Kabupaten Cirebon akan jauh lebih baik,” pungkas Imron.

Dedi Mulyadi, memastikan perbaikan jalan rusak di wilayah Cirebon Timur akan segera dilakukan.

Kepastian ini disampaikan usai dirinya melakukan pembahasan langsung bersama Bupati Cirebon, Imron, dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Kantor Gubernur Bale Jaya Dewata, Cirebon, Rabu (7/5/2025).

Dedi menyatakan, penyelesaian masalah jalan rusak akan dilakukan melalui skema pembagian anggaran antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Langkah ini merupakan solusi kolaboratif untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

“Anggaran sudah saya bagi dua. Sebagian ditanggung kabupaten, sebagian lagi dari provinsi,” tegas Dedi.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui tahapan yang terencana dan bertahap.

Saat menghadiri Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon sebelumnya, ia sudah menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang fokus menyelesaikan persoalan jalan secara sistematis.

“Kan tidak mungkin, langsung beres semua dalam satu waktu. Harus ada tahapan-tahapannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mulai melakukan intervensi anggaran secara masif untuk membantu perbaikan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota.

Ia menargetkan seluruh jalan kabupaten di Jawa Barat akan tuntas diperbaiki pada tahun 2027.

“Saya targetkan, 2026 kita mulai intervensi, dan 2027 seluruh jalan kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk Cirebon, harus selesai diperbaiki,” tegasnya.

Ia juga menyebut, perbaikan infrastruktur jalan akan menjadi salah satu fokus utama dalam alokasi APBD Provinsi Jawa Barat dua tahun ke depan.

Bupati Cirebon, Imron, menyambut baik dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menyatakan bahwa koordinasi intens antara pihaknya dengan pemprov telah dilakukan, termasuk pemetaan titik-titik jalan rusak yang menjadi prioritas.

“Pemerintah provinsi dan kabupaten sudah duduk bersama. Data jalan rusak, khususnya di Cirebon Timur, sudah ada di Dinas PUTR. Tahun depan, beberapa ruas akan mulai diperbaiki dengan bantuan dari provinsi,” ujar Imron.

Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini ada 37 ruas jalan di Cirebon Timur yang tengah dalam proses lelang untuk pelaksanaan perbaikan tahun ini.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pihaknya telah melakukan pergeseran anggaran sebagai upaya awal untuk menangani persoalan jalan.

“Kami tetap optimis. Dengan skema bertahap dan sinergi dengan provinsi, dua tahun ke depan kondisi jalan di Kabupaten Cirebon akan jauh lebih baik,” pungkas Imron. (Mahmud).

KABUPATEN CIREBON — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan perbaikan jalan rusak di wilayah Cirebon Timur akan segera dilakukan.

Kepastian ini disampaikan usai dirinya melakukan pembahasan langsung bersama Bupati Cirebon, Imron, dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Kantor Gubernur Bale Jaya Dewata, Cirebon, Rabu (7/5/2025).

Dedi menyatakan, penyelesaian masalah jalan rusak akan dilakukan melalui skema pembagian anggaran antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

Langkah ini merupakan solusi kolaboratif untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.

“Anggaran sudah saya bagi dua. Sebagian ditanggung kabupaten, sebagian lagi dari provinsi,” tegas Dedi.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui tahapan yang terencana dan bertahap.

Saat menghadiri Hari Jadi ke-543 Kabupaten Cirebon sebelumnya, ia sudah menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang fokus menyelesaikan persoalan jalan secara sistematis.

“Kan tidak mungkin, langsung beres semua dalam satu waktu. Harus ada tahapan-tahapannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mulai melakukan intervensi anggaran secara masif untuk membantu perbaikan jalan yang menjadi kewenangan kabupaten/kota.

Ia menargetkan seluruh jalan kabupaten di Jawa Barat akan tuntas diperbaiki pada tahun 2027.

“Saya targetkan, 2026 kita mulai intervensi, dan 2027 seluruh jalan kabupaten/kota di Jawa Barat, termasuk Cirebon, harus selesai diperbaiki,” tegasnya.

Ia juga menyebut, perbaikan infrastruktur jalan akan menjadi salah satu fokus utama dalam alokasi APBD Provinsi Jawa Barat dua tahun ke depan.

Bupati Cirebon, Imron, menyambut baik dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menyatakan bahwa koordinasi intens antara pihaknya dengan pemprov telah dilakukan, termasuk pemetaan titik-titik jalan rusak yang menjadi prioritas.

“Pemerintah provinsi dan kabupaten sudah duduk bersama. Data jalan rusak, khususnya di Cirebon Timur, sudah ada di Dinas PUTR. Tahun depan, beberapa ruas akan mulai diperbaiki dengan bantuan dari provinsi,” ujar Imron.

Ia juga menjelaskan, bahwa saat ini ada 37 ruas jalan di Cirebon Timur yang tengah dalam proses lelang untuk pelaksanaan perbaikan tahun ini.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, pihaknya telah melakukan pergeseran anggaran sebagai upaya awal untuk menangani persoalan jalan.

“Kami tetap optimis. Dengan skema bertahap dan sinergi dengan provinsi, dua tahun ke depan kondisi jalan di Kabupaten Cirebon akan jauh lebih baik,” pungkas Imron.

(Susi)

Berita Terkait

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK
Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional
Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Majalengka Kembali Berprestasi, Raih Penghargaan Pemerintah Daerah Teraktif dari OJK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Pelantikan Enam Camat dan Mutasi Pejabat Diduga Ada Indikasi Titipan dan Transaksional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Berita Terbaru