Penyebaran Hoax.
Oleh : Mariady Fransiskus Bata Lale.
Perkembangan hoax saat ini banyak mengalami perkembangan yang sangat cepat.
Perkembangan ini, dipicu oleh perkembangan teknologi informasi.
Perkembangan teknologi kini tidak disertai dengan kesiapan literasi bagi penggunanya.
Indonesia sebagai salah satu Negara berkembang dimana teknologi, khususnya teknologi informasi menjadi salah satu dasar pengembangan di berbagai sektor dan tidak terlepas dari hoax.
Fenomena hoax terjadi di era teknologi saat ini, dimana masyarakat memiliki kemudahan dalam mengakses berbagai macam jenis informasi di berbagai media.
Perkembangan teknologi semakin canggih setiap tahunnya yang menyebabkan banyak hal positif maupun negatif sebagai efek perkembangan itu sendiri.
Berbagai macam jenis informasi yang di akses justru menjadikan masyarakat mudah tertipu dengan kabar-kabar angin alias hoax yang keberadaannya sekarang cukup sulit untuk dibedakan, mana yang asli, mana yang palsu.
Hoax adalah istilah yang mengambarkan suatu berita bohong, fitnah atau suatu aktivitas menipu.
Chen (2014), menyatakan hoax adalah informasi sesat dan berbahaya karena menyesatkan persepsi manusia dengan menyampaikan informasi palsu sebagai kebenaran.
Hoax mampu mempengaruhi banyak orang dengan menodai suatu citra dan kredibilitas.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, hoax adalah berita bohong.
Dalam Oxford English dictionary, hoax didefinisikan sebagai malicious deception atau kebohongan yang dibuat dengan tujuan jahat (KBBI dan Oxford English Dictionary).
Dampak yang ditimbulkan adanya berita hoax akan sangat luar biasa antara lain : berupa dampak sosial, ekonomi, politik, keamanan dan yang lebih besar adalah bisa mengancam keutuhan negara.
Konten berita hoax biasanya berisi hal negatif yang bersifat hasut dan fitnah.
Hoax akan menyasar emosi masyarakat, dan menimbulkan opini negatif sehingga terjadi disintergratif bangsa.
Hoax juga memberikan provokasi dan agitasi negative, yaitu menyulut kebencian, kemarahan, hasutan kepada orang banyak (untuk mengadakan huru-hara, pemberontakan, dan sebagainya), biasanya dilakukan oleh tokoh atau aktivitis partai politik, pidato yang berapi-api untuk mempengaruhi massa.
Hoax juga merupakan propaganda negative, dimana sebuah upaya yang disengaja dan sistematis untuk membentuk persepsi, memanipulasi alam pikiran atau kognisi, dan mempengaruhi langsung perilaku agar memberikan respon sesuai yang dikehendaki oleh pelaku propaganda.
Hal ini tidak boleh di biarkan begitu saja, harus ada upaya peningkatan pengendalian khusus dari pemerintah agar dapat menyaring berita- berita hoax yang disebarkan di khalayak publik.
Stop Sebar Berita Hoax.
GELSONIELA _PATROLONEWS86.COM














