Tasikmalaya patrolinews86.com -Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 kota tasikmalaya Jawa barat diduga kurang terbuka dan transparan dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dugaan ini berdasarkan tidak ditemukannya papan informasi realisasi dana BOS di sekolah tersebut, padahal hal itu merupakan kewajiban sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2021dan beberapa sumber dilapangan.
Masyarakat menyoroti banyaknya plafon yang bisa dilihat dilapangan dengan kasat mata keberadaan sekolah sepertinya biasa aja tidak ada perbaikan yang signifikan karena memang keberadaan sekolah terlihat bagus dan bersih. Namun berdasarkan informasi dari berbagai sumber dilapangan turun kelapangan untuk melihat dan menindaklanjuti informasi tersebut, betapa mirisnya karena kabarnya anggaran perbaikan pemeliharaan disana mencapai miliaran rupiah padahal dilapangan sekolah sudah nampak bagus dan indah untuk dipandang mana, dalam artian tidak ada ruang kelas atau sekolah yang diperbaiki dan diperlukan anggaran besar .
Perlu diketahui bahwa, Bahwa Dana BOS itu terdiri dari dana sarana dan prasarana 20% untuk mobiler, rehap pelapon, pengecatan gedung sekolah Namun gimana jadinya kalau ternyata dilapangan sepertinya tidak berjalan sebagaimana mestinya, padahal untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan Negeri ( SMKN) 4 Kota Tasikmalaya memiliki siswa sebanyak kurang lebih 1500 siswa dengan anggaran oemwliharaan sarana dan prasarana sekolah mencapai Rp .2 miliar 100 juta lebih dari mulai tahun 2022 sampai tahun 2025.
Permendikbud tersebut mewajibkan sekolah untuk menyediakan papan informasi realisasi dana BOS agar dapat diakses oleh publik sebagai bentuk transparansi. Pengelolaan dana BOS di SMK Negeri 4 Kota Tasikmalaya ini patut diduga terjadi indikasi penyimpangan dan dugaan korupsi dalam pelaksanaannya, karena mengingat ketidak profesional dalam pengelolaan dan pelaporan anggaran yang seharusnya dilakukan secara transparan dan akuntabel ditambah lagi besarnya anggaran pemeliharaan diduga kuat kegiatannya dilapangan tidak sebanyak apa yang dianggarkan. ( sepertinya sekolah ini tidak ada perbaikan atau pun pemeliharaan dari anggaran dana BOS untuk sarana dan prasarana )

Sayang kepala sekolah saat mau dipinta komentarnya tentang hal ini dirinya selalu tidak ada di tempat, maklum katanya kepala sekolah yang satu ini yang bernama Dudi Setiadi SPd kabarnya baru beberapa bulan jadi kepala sekolah yang sebelumnya jadi kepala sekolah di SMKN Cibatu Kab.Purwakarta dan sekarang pindah ke SMKN 4 kota tasikmalaya.
Sementara bendahara dana bos sekolah yang bernama Sri Agustina didampingi Humas SMKN 4 Kota Tasikmalaya yang bernama Kadarsah, ketika dipinta tanggapannya mengenai hal diatas dirinya dengan tegas mengatakan tidak banyak tau tentang hal pengalokasian anggaran karena saya hanya bendahara aja dan yang mengatur semua itu adalah bagian sarana yang bernama Ayi.
Ditambah lagi kepala sekolah yang sekarang pak Dudi orang baru karena baru pindah dan itu kejadiannya waktu jaman kepala sekolah yang lama yang bernama pak kurniawan yang sekarang pindah di SMKN 2 Kota Tasikmalaya .” Ucapnya .
Guna menindak lanjuti adanya dugaan penyimpangan dana bos untuk pemeliharaan di SMKN 4 kota tasikmalaya ini diharap pihak APH bisa turun tangan menyikapinya, hal itu agar terlihat benar dan tidaknya anggaran dana bos disana bermasalah.

Adaupun rincian dana bos yang ada di SMKN 4 Kota Tasikmalaya diantaranya,
Rp 558.348.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
1156
17 Februari 2022
*Tahap 2
Rp 744.464.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
1156
29 Agustus 2022
*Tahap 3
Rp 558.348.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
1156
13 Oktober 2022
*Tahun 2023
Tahap 1
Rp 1.002.225.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
Jumlah Siswa Penerima
1245
Tanggal Pencairan
21 Maret 2023
Rincian Penggunaan
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 31.910.000
pengembangan perpustakaan
Rp 0
kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler
Rp 159.930.000
kegiatan asesmen/evaluasi pembelajaran
Rp 35.200.000
administrasi kegiatan sekolah
Rp 60.262.500
pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
Rp 3.050.000
langganan daya dan jasa
Rp 0
pemeliharaan sarana dan prasarana Sekolah
Rp 440.867.133
penyediaan alat multi media pembelajaran
Rp 0
penyelenggaraan bursa kerja khusus, praktik kerja industri atau praktik kerja lapangan di dalam negeri, pemantauan kebekerjaan, pemagangan guru, dan lembaga sertifikasi profesi pihak pertama
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 175.000.000
pembayaran honor
Rp 0
Total Dana
Rp 906.219.633
*TAHAP 2
Rp 1.002.225.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
1245
25 Juli 2023
*Tahun 2024
Tahap 1
Rp 1.133.095.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
1357
18 Januari 2024
*Tahap 2
Rp 1.133.095.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
1357
09 Agustus 2024
*Tahun 2025
Tahap 1
Rp 1.253.335.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
1501
22 Januari 2025
*Tahap 2
Rp 1.253.335.000
Jumlah dana yang diterima sekolah
Sedang Disalurkan
Status
1501
27 Agustus 2025
*Lip ds
Catatan Redaksi :
Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan/atau keberatan dengan penayangan artikel dan/atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan/atau berita berisi sanggahan dan/atau koreksi kepada Redaksi kami, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/berita dimaksud dapat dikirimkan melalui email: patrolinews86@gmail.com
Terima kasih.
























