CIREBON, Patrolinews86 ,Com.- War Angels Indonesia (WANI) gelar Audiensi bersama Muspika Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon serta Pemdes Wotgali menyikapi kabar dugaan adanya pungutan liar terhadap masyarakat penerima Bantuan Beras pada Jum’at, (10/07/2026) di Aula Kantor Kecamatan Plered.
Audiensi sempat mengalami tensi tinggi saat pihak War Angels Indonesia memberikan pemaparan materi awal, namun hal itu bisa di redam dan audiensi berjalan dengan baik hingga akhir.
Koordinator Puskesos Desa Wotgali, Erlan dalam audiensi mengakui kesalahannya, ia mengatakan pihaknya mengakui adanya pungutan kepada warga penerima dan akan mengevaluasi hal tersebut kedepannya.
“Kami mengakui adanya pungutan tersebut dan kami mengaku salah, ini menjadi pembelajaran bagi kami dan untuk bahan evaluasi.” ujarnya.
Sementara itu, Chief Commander WANI, Arsy Al Banzary selaku pimpinan tertinggi mengatakan kalau audiensi kali ini guna mengkonfirmasi dan menguji hasil investigasi secara independen yang telah dilakukan War Angels Indonesia.
“Audiensi ini tentunya untuk menguji hasil temuan-temuan yang kami inventarisir selama investigasi kemarin,” ucap Arsy, (10/07).
Arsy juga menjelaskan, temuan-temuan yang telah terkonfirmasi dalam audiensi tersebut diantaranya yaitu pelanggaran regulasi bantuan, mal-administrasi, manipulasi data, hingga penyalahgunaan wewenang.
“Point yang terkonfirmasi yaitu terkait adanya pungutan terhadap masyarakat penerima bantuan beras sebesar Rp. 15.000, lalu ada juga mal-administrasi dan manipulasi surat Berita Acara Musyawarah dan potensi penyalahgunaan wewenang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Arsy secara tegas akan melaporkan hal ini kepada aparat penegak hukum setelah adanya kajian lebih mendalam terhadap hasil konfirmasi di audiensi tersebut.
“Hal yang terkonfirmasi ini, nantinya akan kita kaji kembali lebih mendalam, setelah itu baru akan kami sampaikan ke APH untuk ditindaklanjuti.” pungkasnya.

Susmiati














