Harta Karun Di Pembangunan Irigasi Inpres Provinsi Banten

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten, patrolinew86.com – Dalam upaya percepatan pembangunan dan guna mendukung ketersediaan air untuk pertanian dalam upaya meningkatkan swasembada pangan. Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran peningkatan irigasi dengan jumlah ratusan miliar tanpa proses lelang, hanya dengan penunjukan langsung bagi Penyedia Jasa (PJ).

Pemerintah Pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC – 3) Banten.Irirgasi Cihuni merupakan irigasi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten melalui program Irigasi Inpres, Pemerintah Pusat melalui BBWSC – 3 Banten yang melakukan peningkatan irigasi Cihuni. Dengan tujuan percepatan pembangunan guna peningkatan Air untuk pesawahan untuk meningkatkan Ketahanan Pangan Nasional.
Namun Pantauan Media di lapangan (17/9) kegiatan telah dilakukan namun tidak ada papan informasi sehingga jumlah anggaran yang di serap serta perusahaan sebagai PJ tidak ada. Dan Ironinya di lapangan PJ ini menggunakan batu bekas (Harta Karun) dalam pemasangan lining irigasi Cihuni ini.

Saat di tanyakan kepada petukang terkait mandor, jawab nya belum datang. Sementara itu saat media ini menjambangi Kantor Desa Silebu menurut salah satu staf Desa yang tidak mau menyebut kan namanya bahwa kegiatan normalisasi dan pemasangan lining di Irigasi Cihuni tidak ada sosialisasi ke desa. “Sehingga pihak desa tidak mengetahui terkait jumlah anggaran, Dinas mana yang mengerjakan, dan perusahaan penyedia jasa yang mengerjakan”, ucapnya singkat.

Dugaan PJ menggunakan Harta Karun ini , terlihat tidak adanya tumpukan batu batu yang digunakan merupakan batu bekas pasangan terdahulu, hanya ada tumpukan pasir dan semen, sementara itu batu menggunakan harta Karun.
Sementara itu media ini menjambangi Kantor BBWSC 3 Banten menghubungi PPK PJPA yang di dampingi Kasatker PJPA mengatakan, terima kasih dengan adanya informasi bahwa PJ dalam melakukan pekerjaan pemasangan lining irigasi Cihuni menggunakan batu bekas. Itu akan di tindak lanjuti, oleh Balai, ucapnya singkat. (Nur)

Screenshot 20250926 120833

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru