Sakerta Barat dan Kertawirama Jadi Titik Akhir Binwil 2026, Bunda El: PKK Harus Berdampak Nyata bagi Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUNINGAN Patrolinews86 – Desa Sakerta Barat, Kecamatan Darma dan Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang menjadi titik akhir pelaksanaan kegiatan Bina Wilayah (Binwil) Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (10/06/2026) tersebut menjadi penutup rangkaian pembinaan yang telah dilaksanakan di 32 desa yang tersebar di 32  kecamatan di Kabupaten Kuningan.

Kegiatan Binwil di kedua desa tersebut dihadiri oleh Camat Darma dan Camat Nusaherang beserta unsur Forkopimcam, Ketua TP PKK Kecamatan, Ketua TP PKK Desa, para kepala desa, kader PKK, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Kuningan.

Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos, yang akrab disapa Bunda El, mengatakan, Bina Wilayah merupakan salah satu instrumen penting dalam memperkuat kelembagaan PKK sekaligus memastikan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK berjalan optimal hingga tingkat desa.

“Bina Wilayah bukan sekadar kegiatan pembinaan rutin, tetapi menjadi sarana untuk melihat secara langsung capaian program, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, serta memberikan motivasi dan pendampingan kepada kader agar terus berkembang dan berinovasi,” ujar Bunda El.

Menurutnya, kegiatan Binwil memiliki tujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dan pengurus PKK, memperkuat administrasi kelembagaan, mendorong tertib administrasi, serta mempererat sinergi antara PKK dengan pemerintah desa, kecamatan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Bunda El menjelaskan, sasaran utama dari kegiatan ini adalah terciptanya pelaksanaan program PKK yang lebih terarah, terukur, dan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan keluarga, pendidikan, ketahanan pangan, lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

Dari hasil pelaksanaan Binwil yang telah berlangsung selama beberapa waktu terakhir, pihaknya melihat adanya perkembangan positif di berbagai wilayah. Semangat kader dalam menjalankan program semakin meningkat, administrasi kelembagaan semakin tertata, dan berbagai inovasi yang lahir dari tingkat desa mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.

“Alhamdulillah, dari hasil pembinaan yang kami lakukan, terlihat komitmen yang kuat dari para kader PKK. Banyak desa yang terus berupaya meningkatkan kualitas programnya dan menghadirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini menjadi modal penting untuk terus memperkuat gerakan PKK ke depan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bunda El juga menegaskan bahwa keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi atau banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana program-program tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.

“PKK harus berdampak nyata bagi kesejahteraan keluarga. Melalui berbagai program yang dijalankan, kita ingin hadir memberikan solusi, meningkatkan kualitas hidup keluarga, memperkuat ketahanan rumah tangga, serta mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Mengakhiri rangkaian Binwil Tahun 2026, Bunda El berharap seluruh kader PKK terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kapasitas diri, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap semangat yang terbangun melalui Bina Wilayah ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan. PKK harus menjadi mitra strategis pemerintah yang mampu menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

Berakhirnya kegiatan di Desa Sakerta Barat dan Desa Kertawirama menandai tuntasnya rangkaian Bina Wilayah TP PKK Kabupaten Kuningan Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kualitas gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Kuningan. ***

 

WhatsApp Image 2026 06 10 at 09.15.15 WhatsApp Image 2026 06 10 at 09.15.05

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak
Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 
Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober
Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa
Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan
BUMDes Loning Disorot: Rp285 Juta untuk Apa? Warga Desak Transparansi dan Cek Lapangan
SK IZIN MENCALONKAN DIRI BUKAN JAMINAN BEBAS TEMUAN, DANA DESA DAN BUMDES LONING TETAP PERLU DIPERIKSA
Dana Desa Loning Disorot, Tuduhan Hoaks Ditantang dengan Verifikasi Lapangan dan Penelusuran Tipidkor Polres Pemalang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB