Gedung Eks Kewadanan akan Dijadikan Bale Budaya

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan tersebut dilakukan Bupati Kuningan bersama Wabup Tuti Andriani, SH. M.Kn, Sekda dan Kepala Disdikbud, Disporapar, DPUTR, BPKAD dan Ketua OPD lainnya, pada acara Gerakan Jumat BERSEPEDA (Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai) di Alun-alun Desa Kadugede, Jumat (27/3/2026).

Bupati Dian, menuturkan Pemerintah Daerah merencanakan revitalisasi gedung tersebut menjadi Bale Budaya, sebagai pusat aktivitas seni, budaya, dan ruang ekspresi bagi para budayawan.

“Kuningan saat ini masih kekurangan ruang representatif untuk pagelaran seni dan budaya. Gedung ini sangat potensial, akan kita tata tanpa menghilangkan nilai sejarahnya, sehingga menjadi pusat kebudayaan yang hidup,” ungkapnya.

Menurutnya, rencana revitalisasi ini akan dilakukan secara bertahap. Tetap menjaga keaslian bangunan sebagai bagian dari warisan sejarah. Selain itu, kawasan di sekitar gedung juga akan ditata agar lebih tertib, nyaman, dan mendukung aktivitas wisata.

Pengembangan Bale Budaya, dijelaskan Bupati Dian,   diintegrasikan dengan program Nata Daya, yang mencakup penataan Alun-alun Desa Kadugede sebagai ruang publik yang representatif sekaligus daya tarik wisata. Penataan meliputi pengelolaan pedagang, perbaikan estetika kawasan, serta peningkatan fasilitas pendukung.

Bupati juga melihat potensi besar Kadugede. Letak geografis yang strategis, didukung kondisi alam yang sejuk serta kedekatan dengan berbagai destinasi wisata, menjadi keunggulan tersendiri.

“Kadugede ini prospektif. Ada  Gunung Mayana dimana loakisi sekitar sedang ditata,  berdekatan  ke Waduk Darma, Curug Bangkong, hingga kawasan Darmaloka. Kalau ini terintegrasi, wisatawan punya banyak pilihan dan tidak cukup hanya satu hari di Kuningan,” jelasnya.

Adanya rencana revatilisasi gedung  eks kewadanan untuk dijadikan bale budaya, Kepala Desa Kadugede, Maman,  menyampaikan sangat mendukung rencana Pak Bupati.  Harapannya Kadugede bisa tertata lebih baik dan menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan.

“Melalui dukungan Pemerintah Daerah.  Desa Kadugede,  semoga apat dikembangkan menjadi kawasan cagar budaya yang representatif sekaligus destinasi edukasi dan wisata budaya,” ungkapnya.

Maman menjelaskan, historis gedung eks kewadanan.  Bangunan yang kini dimanfaatkan masyarakat itu dulunya merupakan kantor eks-kewedanaan, bahkan pada masa penjajahan Belanda konon katanya bangunan  sudah ada.

Ia menambahkan, meski telah mengalami renovasi di beberapa bagian seperti atap, struktur utama bangunan, termasuk tiang-tiangnya, masih dipertahankan sebagai bentuk pelestarian arsitektur lama.

Seiring waktu, fungsi gedung tersebut terus berkembang. Bangunan itu sempat digunakan sebagai Kantor Kecamatan, kantor PNPM, Hutbun, PLKB, hingga  akhirnya kini dikelola oleh BUMDes untuk kepentingan masyarakat.

Selain nilai sejarah, Desa Kadugede juga memiliki kekayaan budaya yang masih lestari. Di antaranya kesenian Goong Renteng, tradisi Sedekah Kampung, hingga berbagai seni pertunjukan seperti pencak silat, rudat, dan sanggar tari yang berkembang di masyarakat.

Maman mengungkapkan, pada 2014 lalu, kawasan tersebut pernah menjadi pusat kegiatan budaya saat menjadi tuan rumah lomba genjring tingkat kabupaten. (NT/IKP

Screenshot 20260328 082224

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru

Uncategorized

Vaveya Freispiele – Übersicht und Optionen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Emberluck tours gratuits : aperçu complet et options

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Paamebet tours gratuits : guide de sécurité complet 2024

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB