PATROLINEWS86.COM – MAUMERE.
Maumere, Drs. Kanisius Alferdus Wempy siap menahkodai Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah Vox Populie Intitute Indonesia Kabupaten Sikka 4 tahun kedepan.
Seusai mendaftarkan diri sebagai salah satu bakal calon ketua di sekretariat pantia Konferwil, Jl. Kimang Buleng Maumere, beliau mengumumkan kepada publik bahwa dirinya siap membagi waktu untuk karja pelayanan sebagai ketua Vox Point sikka bilamana terpilih nanti.
Ia juga berharap semoga Vox Point bisa menjadi katalisator dalam mengurai benang kusut persolan di kabupaten Sikka ini, baik dari aspek pendidikan, sosial, politik.
Vox Point Sikka perlu bersuara dan suaranya tidak akan pernah pensiun dalam menyuarakan kepentingan- kepentingan publik.
Ia juga yakin pertarungan ini sangat sportif sehingga akan melakukan konsolidasi dan komunikasi kepada semua anggota pemilik hak suara untuk dapat memilih dirinya.
Visi dan misi akan kita sampikan ke teman-teman anggota jika mereka tetarik maka kami akan berjalan bersama-sama sebagai peziarah dan pejuang pengharapan.
Prinsipnya siapapun terpilih dialah pemipin kita jadi rekan-rekan yang ikut dalam konteslasi ini adalah sesama kader Vox Point Sikka.
Banyak kader muda yang ikut bertarung dan saya yakin kita pasti bersaing secara sehat dan siapapun yg terpilih kita akan memberi support penuh, tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferwil DPW Vox Point Sikka: Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H., M.H., menyampaikan bahwa masa pendaftaran resmi ditutup dengan empat bakal calon ketua yang seluruhnya merupakan kader internal Vox Point Sikka.
Keempat bakal calon tersebut, ialah:
1). Drs. Kanisius Alferdus Wempy, biasa disapa (Wempy Surat), beliau merupakan praktisi pariwisata, jabatan yang pernah dipercayakan di DPW Vox Point Sikka, ialah : mantan Direktur Bidang Pariwisata dan Kelautan.
2). Yoseph Nong Yance, S.Pt.
biasa disapa (Yance Maring), beliau merupakan petani milenial dengan inovasi irigasi tetes, Di DPW Vox Point Sikka, ia merupakan mantan Direktur Kedaulatan Pangan.
3). Yosef Edison, S.I.Kom, panggilannya (Jedison), ia adalah seorang ASN Pemkab Sikka dan Penjabat Kepala Desa Watukobu, mantan Direktur Humas DPW Vox Point Sikka.
4). Maria Yohana, S.Pd.
pengusaha muda (srikandi Nian Tana), mantan Direktur SDM dan Pengembangan Ekonomi Umat DPW Vox Point Sikka.
Menurut Gelson, keempatnya memahami betul sejarah, nilai, dan kerja-kerja Vox Point sejak awal berdiri di Sikka.
“Siapapun yang terpilih nanti adalah kader terbaik dan kebanggaan Vox Point Sikka”, tegas Gelson.
Proses Demokratis Dan Berjalan Sesuai Mekanisme
Ketua DPW Vox Point Sikka saat ini, Firmus Raf Martin, S.T., memastikan seluruh tahapan Konferwil berjalan sesuai mekanisme organisasi dan prosedur yang berlaku.
Ia berharap proses ini melahirkan pemimpin yang memiliki ketulusan melayani, mau turun langsung ke masyarakat, mendengar keluhan, serta mengadvokasi solusi atas persoalan sosial yang belakangan menjadi sorotan publik.
“Slogan 100% Katolik, 100% Indonesia harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Raff.
Menuju Penetapan Calon Tetap Dan Audiensi Dengan Bapak Uskup.
Panitia menargetkan proses seleksi administratif hingga penetapan calon tetap berjalan lancar.
Gregorius Cristison Bertholomeus, S.H., M.H juga menyampaikan rencana audiensi dengan Uskup Maumere sebagai bagian dari tata kelola organisasi.
“Vox Point lahir sesuai ketentuan dan setiap kegiatan harus diketahui serta mendapat restu Uskup,” Tegas Gelson.
Apresiasi Dan Harapan Organisasi Terus Bertumbuh.
Sekretaris DPW Vox Point Sikka, Petrus Plain Nenang, S.S., M.Pd., memberikan apresiasi kepada panitia yang dinilai konsisten menjalankan tahapan sesuai jadwal.
Ia berharap Vox Point Sikka segera memiliki pemimpin baru, agar tetap menjadi lembaga kajian strategis yang memberi masukan positif bagi Gereja dan pemerintah demi kebaikan bersama.
Sebagai informasi, DPW Vox Point Sikka juga masih membuka pendaftaran anggota baru bagi masyarakat yang ingin belajar, berbagi gagasan, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Nian Tana Sikka.















