SUKABUMI patrolinews86.com – sungguh tragis nasib seorang anak laki-laki berusia 12 tahun berinisial NS/inisial lain yang dilaporkan berdomisili di wilayah Jampangkulon/Surade, Kabupaten Sukabumi.
berinisial NS di sukabumi Jawa Barat yang tewas setelah mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya.
Dari tragedi ini korban sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah mengalami luka bakar yang sangat serius hingga nyawanya tak tertolong lagi .
Dalam video yang direkam warga dan menyebar hingga piral, korban terlihat dalam kondisi kritis di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, yang mana pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka bakar yang diduga akibat siraman air panas.
Dalam rekaman tersebut, korban sempat mengaku luka yang dideritanya merupakan akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya.
Setelah menjalani perawatan selama delapan jam di ruang ICU, korban dinyatakan tewas. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Setukpa Polri untuk diautopsi
Anwar Satibi sebagai ayah kandung dari anak tersebut, histeris saat mengetahui anak pertamanya tewas sama sekali dia tidak menyangka, anaknya harus pergi secara tragis.
Anwar juga menyebutkan bahwa dugaan kekerasan terhadap korban pernah terjadi pada tahun 2025, namun saat itu diselesaikan melalui mediasi.
Penganiayaan waktu itu saya laporkan ke PPA Polres Pelabuhan Ratu dan istri saya datang memohon sujud ke saya dan akhirnya minta maaf saya maafkan seraya minta perilakunya dirubah ” ujar Anwar Satibi.
Usai proses autopsi, jenazah korban dibawa ke wilayah Surade untuk dimakamkan.
Kepala RS Bhayangkara Setukpa Polri, Kombes Pol Carles Siagian menyampaikan bahwa hasil autopsi menemukan luka bakar di hampir seluruh bagian tubuh korban, meliputi wajah, tangan, punggung hingga kaki kiri.
Dia, belum dapat memastikan penyebab pasti luka tersebut apakah akibat penganiayaan atau faktor lain. “Kami tidak bisa menyimpulkan apakah itu luka kekerasan atau tidak tapi sepertinya terkena panas yang menyebabkan luka bakar,” ujar Kombes Pol Carles Siagian.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi untuk mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tragis tersebut.
Lip arif














