Kuningan – Jalan di buat asal asalan menghindari kerusakan pemborong memasang rambu lalulintas
Kegiatan itu seperti adanya proyek pelebaran jalan pintas dari jalan raya utama cirendang Cigugur menuju jalan baru Pemda Kuningan melewati cafe. jenis sepanjang kurang lebih sekitar 500 meter di nilai banyak masalah dan pekerjaannya diduga tidak sesuai.
Dimana pekerjaan pelebaran jalan tersebut yang menggunakan anggaran APBD Kab Kuningan tahun 2025 senilai 500 juta lebih yang harusnya di selesai pada tanggal 30 Desember tahun 2025 namun dilapangan melebihi tahun dan belum rampung, contoh pengecetan marka jalannya baru 100% tapi baru di selesaikan pada tanggal 8 januari 2026 dan sampai saat ini belum.di lakukan audit dan pemeriksaan terkait kualitas jalan tersebut…dan badan jalan dari jalan tersebut .
Ditambah lagi bekas galian tidak di rapikan dan masih numpuk dipinggir jalan dan terlihat sisa matrial obrok dan rumput yang tinggi..tinggi.
Melihat fenomena ini menurut ketua pekat IB kab kuningan Donny sigakole…bahwa pekerjaan jalan berupa pelebaran jalan selebar 1 meter yang dulunya lebarnya 3 Meter sekarang menjadi 4 meter tapi pekerjaan asal asala dan banyak sekali pelanggarannya seperti
Gorong..gorong yang melintas di ujung jalan menggunakan Yudit kotak dasarnya tidak kuatkan dengan coran .atau di padatin dengan batu hanya di gali di pasang, Yudit kotak langsung di tutup dan di semen dari atas yang kekuatannya tidak bisa di lewati oleh kendaraan berat. Yang pada akhirnya pemborong memasang rambu truk dan bus di larang masuk.namun yang dipertanyakan ini atas perintah siapa , emang anggaran pekerjaan nya kekuatannya hanya di peruntukan mobil.kecil saja?
2.Pelebaran jalan selebar 1 meter yang di bawah nya ada pipa air PDAM hanya di timbun dengan obrok campuran tanah dan batu sedalam 10 cm langsung di lantai bukan di cor yang bagus dan itu tanpa menggunakan aspal dasar langsung di hot mik padahal baru spleed sudah di turunkan di biarkan hampir selama 3 Minggu dan tidak di kerjakan juga akhirnya batu spleednya di angkut dan langsung di hotmik..
3.Hotmik yang di buatkan ketebalannya sangat di ragukan hanya sekitar 2cm kurang dan untuk mengakali agar waktu pemeriksaan hotmiknya tebal sesuai ketentuan terutama di titik titik tertentu bahkan sampai di tebalkan ada sekitar 10 titik, sehingga kalau kita melawati jalan tersebut kayak ada 10 polisi tidur dan itu sangat jelas sekali..tapi anehnya kenapa pengawas dan dinas PUTR membiarkan saja padahal jalan tersebut jalan yang sehari hari di gunakan oleh kepala dinas PUTR Kab Kuningan.
Dan terkait temuan ini kata Donny kami dalam waktu dekat akan merampungkan temuan ini dan membawah ke jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.”. ujar Donny.


Lip red























