Poto net
Jakarta patrolinews86.com – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional 2025 dengan tema “Guru Hebat Indonesia Kuat” menjadi momen penuh kebanggaan bagi Kokoy Kurnaeti, M.Pd., Kepala SLBN Taruna Mandiri Kabupaten Kuningan.
Pada perayaan tingkat nasional yang berlangsung di Istora Senayan Jakarta, Kamis (27/11/2025), Kokoy Kurnaeti berhasil menorehkan prestasi membanggakan sebagai Juara 2 Nasional Anugerah GTK Hebat 2025 untuk kategori Kepala SLB Dedikatif. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama Kabupaten Kuningan dan Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi dan kontribusi para pendidik, khususnya mereka yang berjuang di bidang pendidikan luar biasa.
Kokoy menyampaikan bahwa prestasi ini menjadi bukti bahwa Guru Hebat adalah fondasi Indonesia yang maju dan kuat. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan layanan terbaik bagi peserta didik di seluruh Indonesia.
Sejalan dengan tujuan guru yaitu :mendidik membimbing mengajar melatih dan mengevaluasi peserta didik untuk menciptakan generasi yang berkualitas baik secara intelektual maupun akhlak.. Guru bertugas untuk mengembangkan potensi siswa, membentuk karakter mereka menjadi individu yang berguna dan bertanggung jawab, serta menjadi teladan dan fasilitator dalam proses belajar.
- Mengajar: Memberikan pengetahuan dan pemahaman materi pelajaran kepada siswa agar memiliki intelektual yang tinggi.
- Mendidik: Mengubah tingkah laku siswa menjadi lebih baik sehingga menjadi anggota masyarakat yang baik.
- Membimbing dan mengarahkan: Memberi bimbingan dan arahan kepada siswa agar tetap berada di jalur yang benar dalam proses belajar.
- Membentuk karakter: Membentuk watak dan kepribadian siswa menjadi pribadi yang baik, bermartabat, dan memiliki nilai-nilai moral yang positif seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab.
- Melatih keterampilan hidup: Melatih siswa agar memiliki kecakapan dan keterampilan hidup yang diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan.
- Menjadi fasilitator dan motivator: Menyediakan fasilitas dan kemudahan belajar, serta memberikan dorongan dan motivasi agar siswa semangat dan aktif dalam belajar.
- Menjadi teladan: Menjadi contoh sikap dan perilaku yang baik, serta memberikan inspirasi bagi kemajuan belajar siswa.
- Menyiapkan peserta didik menjadi warga negara: Mempersiapkan siswa untuk menjadi warga negara yang baik dan berkontribusi positif bagi nusa dan bangsa.
(lip. H. Sutejo)























