Pemkab Pangandaran Bantah Isu Kerugian Ratusan Miliar, Agung Sulistio: “Hentikan Opini yang Bikin Publik Panik!

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangandaran. – Pemerintah Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa isu dugaan kerugian daerah hingga ratusan miliar rupiah yang dilaporkan LSM Sarasa Institute ke Kejaksaan Agung RI tidak memiliki dasar kuat. Pemkab menyatakan bahwa narasi yang berkembang di sejumlah pemberitaan bertentangan dengan data resmi hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Berdasarkan catatan BPK selama 11 tahun, Pengelolaan keuangan Pangandaran dinilai akuntabel. Kabupaten ini meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2016–2021, sementara opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada tahun 2014, 2015, 2022, 2023, dan 2024 tidak pernah menunjukkan adanya unsur pidana ataupun kerugian negara. Pengecualian yang dicatat BPK bersifat administratif dan telah ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Pemkab juga menegaskan bahwa tidak ada satu pun temuan BPK RI yang menyebut adanya kerugian daerah sebesar ratusan miliar, seperti yang disorot dalam laporan LSM tersebut. Pemerintah menilai pemberitaan semacam itu rentan menimbulkan keresahan dan distorsi informasi di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Agung Sulistio, Ketua Umum Gabungan Media Online Cetak Ternama, Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (kabarsbi.com), sekaligus Ketua II DPP LPK-RI, turut memberikan sorotan tajam. Ia mempertanyakan motif di balik munculnya laporan ini.

Menurut Agung, ada kejanggalan karena persoalan yang saat ini diramaikan baru muncul setelah Bupati Jeje tidak lagi menjabat. Padahal jika memang datanya sudah ada sejak lama, seharusnya kritik atau laporan itu muncul ketika masa jabatan berlangsung.

> “Pertanyaannya, kenapa baru sekarang ramai? Kenapa saat Pak Haji Jeje masih menjabat tidak dikritisi? Ini yang membuat kita sebagai media menilai ada kejanggalan. Data yang dilaporkan perlu dicek ulang—apakah itu murni temuan, atau ada kepentingan, bahkan kemungkinan unsur dendam politik, kita tidak tahu. Tapi yang jelas, publik punya hak mendapat informasi yang benar,” tegas Agung.

Agung menambahkan bahwa siapa pun berhak melaporkan sesuatu jika memang ada bukti dan temuan konkret. Namun ia mengingatkan agar laporan yang tidak matang atau masih abu-abu tidak dijadikan bahan untuk membangun opini yang menciptakan kepanikan publik.

Ia juga menilai bahwa selama dua periode kepemimpinan Bupati Jeje, Pangandaran mengalami kemajuan signifikan, dengan beberapa kali meraih opini WTP sebagai bukti kuat pengelolaan keuangan yang akuntabel.

Pemkab Pangandaran menutup klarifikasinya dengan memastikan komitmen penuh untuk menjaga transparansi, meningkatkan tata kelola keuangan daerah, dan tetap fokus pada pembangunan. Pemerintah juga mengimbau semua pihak untuk mengedepankan informasi yang akurat dan tidak memperkeruh suasana dengan opini yang tidak berdasar.

Berita Terkait

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Rawan Korupsi Bupati Kuningan diharap Stop Dapur MBG, Masyarakat Demonstrasi Akbar Di Pendopo hari ini
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru