JAWA BARAT — Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menggandeng PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memperkuat jalur distribusi hasil pertanian dan komoditas perdagangan melalui angkutan kereta api. Kolaborasi ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi logistik dan daya saing produk unggulan daerah.
Dalam rencana awal, dua jalur angkutan barang akan dioperasikan, yaitu Jakarta–Cirebon dan Jakarta–Banjar. Kedua rute tersebut dipilih karena merupakan koridor penting yang menghubungkan sentra produksi pangan serta pusat perdagangan di wilayah timur dan utara Jawa Barat dengan pasar utama di Jakarta.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan untuk menekan biaya logistik, mempercepat waktu pengiriman, serta menjaga kualitas hasil pertanian agar tetap segar saat sampai di tujuan. Dengan memanfaatkan moda transportasi kereta api, distribusi dinilai akan lebih stabil, aman, serta tidak bergantung pada kondisi lalu lintas jalan raya.
PT KAI menyatakan kesiapan menyediakan rangkaian kereta barang yang telah disesuaikan dengan kebutuhan pengangkutan komoditas pertanian, termasuk fasilitas pendingin dan sistem bongkar muat yang lebih cepat.
Program ini diharapkan mulai berjalan dalam waktu dekat setelah seluruh kesiapan teknis dan administrasi rampung. Pemprov Jawa Barat optimistis bahwa langkah ini akan meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat rantai pasok, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan hadirnya layanan angkutan barang berbasis kereta api ini, Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi transportasi modern, efisien, dan berkelanjutan demi mendukung sektor pertanian dan perdagangan.
( Harun)














