Daerah Pertanian dan Penopang Ketahanan Pangan, Indramayu Usulkan SPBU Alsintan

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – Patrolinews86.com
Kabupaten Indramayu membuka peluang menjadi daerah pertama di Indonesia yang memiliki SPBU khusus alat dan mesin pertanian (alsintan). Rencana ini muncul sebagai jawaban atas keluhan para petani soal sulitnya akses BBM untuk mengoperasikan alat pertanian modern.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, menyebut keterbatasan BBM menjadi salah satu kendala terbesar petani, terutama saat musim tanam dan panen.

“Salah satu kendala yang dihadapi oleh kita khususnya para petani, ini terkait dengan BBM untuk alsintan. Ini sangat terbatas sekali. Ya, sangat terbatas sekali,” ujarnya, Selasa, 25 November 2025.

Menurut Sugeng, gagasan SPBU alsintan muncul dari usulan koperasi tani di Indramayu dan telah dibahas bersama sejumlah pihak terkait, termasuk Patra Niaga dan Kementerian Pertanian.

“Ini untuk mensinergikan bagaimana ada usulan dari Koperasi Tani di Indramayu agar dibuka SPBU alsintan, dan rencananya salah satunya ada di Wanasari,” katanya.

Namun keputusan final masih menunggu persetujuan kementerian.

“Cuma sampai hari ini kelihatannya masih belum ada sebuah keputusan dari Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin menyebut wacana ini berpotensi menjadikan Kabupaten Indramayu sebagai daerah pertama yang menjalankan program tersebut.

Kehadiran SPBU Alsintan ini bisa menyusul Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) yang telah ada di Karangsong dan lainnya karena Indramayu yang juga sebagai daerah nelayan.

“Iya, karena memang sampai hari ini di mana-mana belum ada. Sebagai daerah pertanian dan penopang ketahanan pangan nasional, wajar jika kita ingin ada SPBU Alsintan,” kata Wabup.

Selain kebutuhan SPBU Alsintan, Wabup juga menyinggung dukungan pemerintah pusat terhadap pertanian Indramayu yang terus menunjukkan peningkatan hasil panen di beberapa wilayah.

“Petani kita di wilayah Kandanghaur itu yang biasa tidak pernah panen, kemarin panen luar biasa malah. Terima kasih sekali lagi. Pak Prabowo, Pa Menteri dan Wamen Pertanian,” katanya. (Agus Sulist/Aa)

Berita Terkait

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Rawan Korupsi Bupati Kuningan diharap Stop Dapur MBG, Masyarakat Demonstrasi Akbar Di Pendopo hari ini
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru

HUKUM

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Okt 2026 - 10:45 WIB