Omang Abdul Somad Dorong Polisi Usut Tuntas Pembegalan Santri: “Santri Harus Bersatu, Jangan Bergerak Sendiri”*

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalengka patrolinews86.com ( , 21 November 2025 ) — Tokoh muda Majalengka, Omang Abdul Somad, mendorong pengusutan tuntas terhadap kasus pembegalan yang menimpa seorang santri di Kabupaten Majalengka. Dalam upaya tersebut, Omang berkoordinasi langsung dengan Wakil Bupati Majalengka, Kasat Intel, dan Kasat Reskrim Polres Majalengka untuk memastikan penanganan kasus berjalan profesional, cepat, dan transparan.

Omang menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut yang menimbulkan keresahan di lingkungan pesantren. Ia mengungkapkan bahwa jumlah santri di Kabupaten Majalengka diperkirakan lebih dari 100 ribu orang, sehingga keamanan terhadap kalangan pesantren harus menjadi perhatian serius.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas respon cepat jajaran Polres Majalengka yang menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi para kiyai dan santri. Omang berharap pihak kepolisian dapat lebih aktif melakukan kunjungan ke pesantren-pesantren guna memberikan edukasi hukum dan himbauan kamtibmas.

> “Alhamdulillah, pihak kepolisian sangat responsif dan menunjukkan kepedulian tinggi. Kita doakan bersama agar pelaku segera tertangkap dan proses hukum berjalan lancar,” ujar Omang.

 

Omang juga mengimbau seluruh elemen pesantren untuk tetap menjaga kondusifitas serta tidak bertindak di luar koridor hukum.

> “Santri harus bersatu, jangan bergerak sendiri. Jangan sampai ada tindakan yang justru mencoreng nama baik pesantren dan para kiyai. Kita harus tetap solid, terukur, dan terarah,” tegasnya.

Selain itu, dukungan serupa juga disampaikan oleh Agung, selaku Ketua Umum Gabungan Media Online Cetak Ternama (GMOCT), Pimpinan Redaksi Sahabat Bhayangkara Indonesia (Kabarsbi.com), serta Ketua II DPP Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI). Ia mengecam keras kasus pembegalan tersebut dan meminta penegak hukum bertindak cepat.

> “Saya mengecam tindakan pembegalan terhadap santri dan meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas serta segera menangkap pelakunya. Ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut keselamatan masyarakat dan martabat pesantren,” tegas Agung.

Silaturahmi dan koordinasi ini menjadi simbol sinergi antara tokoh muda, pemerintah daerah, penegak hukum, serta insan media dalam menjaga keamanan dan martabat komunitas pesantren di Kabupaten Majalengka.**”

Berita Terkait

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?
Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan
BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?
Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD
Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah
APAKAH BISA PERKARA PERBUATAN MELAWAN HUKUM (PMH) DI SELESAIKAN MELALUI ARBITRASE
Diduga Edarkan 48 Butir Obat Hexymer, Dua Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Pekalongan
Asas Final and Binding Hasil Kesepakatan Keadilan Restoratif
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Adakah Batasan Jumlah Gratifikasi..?

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:25 WIB

Mahasiswa Cipayung Plus Indramayu Lakukan Demo Gelar 25 Tuntutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BISAKAH MENGGUGAT HARTA GONO-GINI SETELAH ADA AKTA NOTARIS..?

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mantan Sekretaris DPRD Indramayu Ditahan Penyidik Kejati Diduga Kasus Tunjangan Perumahan Anggota DPRD

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Monster Pemangsa Makhluk Yang Lemah

Berita Terbaru

Uncategorized

Vaveya Freispiele – Übersicht und Optionen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Emberluck tours gratuits : aperçu complet et options

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Paamebet tours gratuits : guide de sécurité complet 2024

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB