SEKDA JABAR PUJI KUNINGAN, PERTUMBUHAN EKONOMINYA TERBAIK DI JAWA BARAT DAN PULAU JAWA

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Pada Kamis (13/11/2025) lalu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan bersama Kepala Bappeda Kabupaten Kuningan mengikuti Rapat Koordinasi Sekda se-Jawa Barat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman.

Pada rakor tersebut dibahas bahwa pencapaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan pada Quartal 2 Tahun 2025 sebesar 10,41% merupakan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Barat yang memberikan kontribusi bagi pertumbuhan Jabar diangka 5.2 yg berada di atas angka Nasional.

Hal ini diapresiasi oleh Sekda Jawa Barat Dr. Herman Suyatman. “Kabupaten Kuningan menunjukkan kinerja terbaik di pertumbuhan ekonomi, yang berarti goverment spendingnya bagus, investasi juga bagus”, disampaikan dalam Rakor Sekda di Aula Soehoed Warnaen Bappeda Jawa Barat, 13 Nov 2025.

Capaian ini tercatat dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS), dimana Kuningan ditetapkan sebagai daerah dengan laju pertumbuhan ekonomi tertinggi, disusul Kabupaten Majalengka (9,01%) dan Kabupaten Cirebon (7,01%).

Di tengah kondisi regional yang pertumbuhan ekonominya rata-rata berada di kisaran 5 persen, capaian Kuningan yang menembus dua digit merupakan lompatan besar sekaligus sinyal kuat bahwa transformasi ekonomi daerah telah bergerak ke arah yang tepat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Uu Kusmana dengan penuh syukur menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan yang mencapai 10,41 persen, menempatkan Kuningan di atas daerah-daerah besar seperti Kabupaten Bekasi, Kota Bandung, maupun Kabupaten Karawang.

Lebih dari sekadar angka, capaian ini mencerminkan kekompakan seluruh masyarakat Kuningan dalam mendorong roda ekonomi melalui berbagai sektor strategis.

Berdasarkan data sektoral PDRB, pertumbuhan ekonomi Kuningan yang mencapai dua digit sangat dipengaruhi oleh:

Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (Kontributor Terbesar PDRB). Sektor ini masih menjadi penyokong utama PDRB Kuningan dengan kontribusi terbesar dibanding sektor lainnya. Penguatan produktivitas pertanian, perluasan komoditas hortikultura, serta modernisasi alat dan teknologi turut memperbesar nilai tambah sektor primer.
Sektor Perdagangan Besar dan Eceran. Menjadi salah satu sektor dengan kontribusi signifikan. Aktivitas ekonomi masyarakat yang meningkat, pergerakan wisatawan yang semakin tinggi, serta tumbuhnya pusat-pusat perdagangan rakyat mendorong omzet sektor ini naik stabil.
Sektor Konstruksi. Pembangunan infrastruktur strategis – mulai dari perbaikan jalan, peningkatan konektivitas antar-kecamatan, hingga proyek revitalisasi ruang publik – menciptakan multiplier effect yang kuat terhadap perekonomian lokal.
Sektor Industri Pengolahan. Meski kontribusinya tidak sebesar daerah industri besar di Jawa Barat, pertumbuhan industri kecil–menengah, terutama pengolahan pangan dan produk kreatif, meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat.
Sektor Informasi dan Komunikasi. Sektor ini tumbuh pesat, seiring digitalisasi UMKM, layanan publik, dan meningkatnya transaksi berbasis teknologi di masyarakat.
Sektor-sektor tersebut secara kolektif memberikan dampak langsung terhadap capaian pertumbuhan ekonomi Kuningan yang melesat. Kontribusi PDRB Kuningan berada pada kisaran 1,05%, namun kemampuannya melompat dalam laju pertumbuhan menunjukkan bahwa daerah berbasis pertanian dan UMKM pun mampu menjadi pusat akselerasi ekonomi baru.

Pada kesempatan berbeda, Bupati Kuningan menyampaikan capaian ini adalah bukti bahwa Kuningan telah memasuki fase pertumbuhan cepat berkat kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Transformasi ekonomi tidak harus bergantung pada industri besar— kombinasi pertanian kuat, UMKM aktif, pariwisata hidup, dan konektivitas wilayah dapat menghasilkan pertumbuhan tinggi.

“Saya menyampaikan apresiasi sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Kuningan: petani, pelaku UMKM, pelaku usaha, komunitas pariwisata, tenaga pendidik, ASN, perangkat desa, serta seluruh pihak lainnya. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berdampak pada penurunan kemiskinan, meningkatkan lapangan kerja, memperkuat akses pendidikan dan kesehatan, serta memperluas peluang ekonomi di semua kecamatan”, tegas Bupati Kuningan.

Pertumbuhan ekonomi setinggi 10,41% merupakan capaian luar biasa. Bila dikelola dengan baik, dampaknya bisa luas. Seperti, kesejahteraan meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas produksi barang dan jasa, investasi tumbuh karena angka pertumbuhan dua digit (double digit) biasanya menarik investor karena dianggap sebagai sinyal bahwa daerah tersebut “sehat” secara ekonomi dan memiliki daya tarik untuk ekspansi usaha, meningkatnya penerimaan daerah, dan penguatan stabilitas sosial. (BagProkompim)

Berita Terkait

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Rawan Korupsi Bupati Kuningan diharap Stop Dapur MBG, Masyarakat Demonstrasi Akbar Di Pendopo hari ini
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru