Kota Cirebon, -Patrolinews86. Com – Kota Cirebon, Jawa Barat – Salah satu wilayah di Kota Cirebon yang terkesan diabaikan atau di anak tirikan oleh Pemkot Cirebon terkait dengan pembangunan infrastruktur jalan adalah wilayah Argasunya. Sebab, jalan-jalan di sana banyak yang rusak dan berlubang, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.
Sandy, salah satu warga Argasunya, mengungkapkan bahwa kondisi jalan di daerahnya termasuk kurang bagus dan sudah lama belum ada perbaikan. Padahal, warga sudah mengajukan beberapa kali pengajuan perbaikan jalan, namun pemerintah dinilai memandang sebelah mata dengan apa yang mereka ajukan.
“Kondisi jalan di sini termasuk kurang bagus dan sudah lama belum ada perbaikan. Padahal kami sudah mengajukan beberapa kali pengajuan, namun pemerintah dinilai memandang sebelah mata dengan apa yang kami ajukan,” ungkap Sandy saat diwawancarai pada minggu (28/9/2025).
Kondisi jalan yang buruk di wilayah Kecamatan Harjamukti ini banyak dikeluhkan para pedagang yang melintas. Dampaknya cukup signifikan pada perekonomian di sana, sebab akses dari warga sumur wuni , Dulang jero dan benda kerep menuju ke pasar menjadi lebih lambat, sehingga para pedagang merasa sulit dan tidak leluasa berjalan.
Warga sangat berharap pemerintah Kota Cirebon segera turun tangan untuk membenahi infrastruktur jalan yang rusak. Mereka menyambut baik rencana Pemerintah untuk memperbaiki jalan di Argasunya, namun warga juga meminta agar itu bukan hanya wacana saja, tapi segera di realisasikan.
Sementara itu, salah satu pejabat Pemkot Cirebon mengungkapkan bahwa pemerintah akan terus upayakan perbaikan infrastruktur jalan di Argasunya, sehingga kesan anak tiri tersebut hilang dari benak warga Argasunya.
“Kami akan terus upayakan perbaikan infrastruktur jalan di Argasunya, sehingga kesan anak tiri tersebut hilang dari benak warga Argasunya,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Cirebon diharapkan dapat segera merealisasikan rencana perbaikan infrastruktur jalan di Argasunya, sehingga warga dapat beraktivitas dengan lebih nyaman dan perekonomian di daerah tersebut dapat meningkat. ( Hrn sutejo/red)























