LSM GMBI Kuningan Soroti Proyek Rekonstruksi Jalan Rp9,5 Miliar yang Diduga Minim Pengawasan

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan patrolinews86.com – Jumat,11 Juli 2025 18:00Wib. Kami, masyarakat Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap pelaksanaan proyek rekonstruksi jalan pada ruas Ciawigebang–Jalaksana yang dikerjakan oleh PT Hamparan Arras Sejahtera Jumat,(11/7).

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp9.595.957.415,85 dan bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 tersebut, diduga tidak mendapat pengawasan memadai dari konsultan pengawas sebagaimana mestinya.

Kondisi ini kami ketahui berdasarkan konfirmasi langsung melalui sambungan telepon WhatsApp kepada salah seorang yang mengaku sebagai karyawan PT Hamparan Arras. Saat ditanyakan siapa pihak konsultan pengawas yang mengawal proyek tersebut, ia menjawab bahwa konsultan berasal dari Bandung, namun tidak mengetahui nama perusahaan konsultan, bahkan menyatakan bahwa sejak awal pelaksanaan hingga hari ini, pihak konsultan tidak pernah hadir di lokasi proyek. Ia juga mengatakan bahwa pengawasan proyek hanya dilakukan oleh dinas.

Ini tentu ironis dan memprihatinkan. Proyek rekonstruksi jalan dengan nilai miliaran rupiah seharusnya diawasi secara profesional dan terstruktur. Ketiadaan konsultan pengawas di lapangan dapat berdampak besar terhadap kualitas, efisiensi, dan akuntabilitas pelaksanaan proyek.

Padahal, secara hukum dan teknis, keberadaan konsultan pengawas adalah keharusan, bukan pilihan.

Dasar Aturan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi:

1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi

Pasal 1 angka 7: Pengawasan konstruksi adalah layanan jasa yang wajib hadir sejak awal pelaksanaan hingga proyek selesai.

Pasal 52 ayat (1): Pengguna jasa (pemerintah) wajib menyelenggarakan pengawasan terhadap pekerjaan konstruksi.

2. Perpres Nomor 16 Tahun 2018 (jo. Perpres 12 Tahun 2021) tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Pasal 27 ayat (1) dan (2): Untuk pekerjaan bernilai besar dan kompleks, pengawasan tidak cukup dilakukan oleh tim teknis internal, tetapi wajib melalui penyedia jasa konsultan pengawas konstruksi.

3. Permen PUPR Nomor 14 Tahun 2020

Lampiran II: Untuk pekerjaan di atas Rp200 juta, disarankan menggunakan konsultan pengawas profesional guna memastikan kualitas pelaksanaan sesuai rencana teknis.

4. Permen PUPR No. 22/PRT/M/2018 tentang SMKK

Pasal 6 ayat (2): Konsultan pengawas bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja dan teknis pelaksanaan proyek.

Risiko Jika Tanpa Konsultan Pengawas:

Penurunan kualitas pekerjaan, karena tidak ada kontrol teknis terhadap bahan, metode kerja, dan hasil akhir.

Ketidaksesuaian dengan spesifikasi teknis, seperti tebal cor, kualitas U-Ditch, campuran aspal, atau dimensi jalan.

Tidak adanya dokumentasi dan laporan rutin proyek, yang seharusnya menjadi dasar monitoring dan audit.

Potensi pemborosan atau penyimpangan anggaran, karena tidak ada pihak independen yang memverifikasi progres dan volume pekerjaan.

Rendahnya aspek keselamatan kerja di lapangan, padahal ini menjadi tanggung jawab konsultan.

Kami berharap pihak dinas dan pengelola kegiatan memberikan klarifikasi atas hal ini. Jangan sampai dana miliaran rupiah dari rakyat dikelola dengan sembrono. Kami, sebagai penerima manfaat infrastruktur publik, berhak memastikan bahwa pelaksanaannya sesuai ketentuan hukum, transparan, dan akuntabel.

LSM GMBI Distrik Kuningan akan terus mengawal proyek ini dan siap menyampaikan laporan ke lembaga berwenang jika ditemukan indikasi kelalaian serius dalam pengawasan.(bie)

Berita Terkait

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026
Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura
Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan
Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!
Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.
Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Satlantas Polres Brebes Gencarkan Edukasi Tertib Berlalu Lintas, Sasar Santri dan Masyarakat dalam Ops Patuh Candi 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Perkuat Kedekatan dengan Ulama dan Masyarakat, Kapolresta Cirebon Gelar Sholat Jumat Keliling di Astanajapura

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Kapolresta Cirebon Pimpin Aksi Green Policing, Tanam 30 Pohon Mangga dan Ajak Personel Peduli Lingkungan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Polres Pekalongan Gerebek Tiga Lokasi, 174 Kemasan Arak Bali dan Ciu Disita!

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Dewan Pimpinan Cabang  PROGRIB Kabupaten Subang Rancang Program Kerja.

Berita Terbaru

Uncategorized

Vavada online casino w Polsce – automaty do gry

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:07 WIB

Uncategorized

Vavada online casino w Polsce – automaty do gry

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:07 WIB

Uncategorized

Vavada online casino w Polsce – automaty do gry

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:07 WIB

Uncategorized

Legalne kasyna online w Polsce – przegląd

Sabtu, 31 Okt 2026 - 17:07 WIB