Pembangunan Kandang Kambing Milik BUMDes di Desa Dukuhlor Diduga Mark-Up, Anggarannya Capai Rp49,5 Juta

Rabu, 4 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Kandang Kambing Milik BUMDes di Desa Dukuhlor Diduga Mark-Up, Anggarannya Capai Rp49,5 Juta

Kuningan,Patrolinews86.com- Rabu,(4/6/25). Pembangunan kandang kambing model panggung di Desa Dukuhlor, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, menjadi sorotan warga dan pemerhati anggaran publik. Pasalnya, proyek yang menggunakan dana sebesar Rp49.500.000, sebagaimana tercantum dalam baligo informasi publik, dinilai tidak sebanding dengan spesifikasi bangunan yang ada di lapangan.

Bangunan dengan estimasi ukuran 4×7 meter tersebut menggunakan bahan seadanya, seperti dinding dari kayu belahan dan atap dari asbes. Hal ini menimbulkan dugaan adanya potensi mark-up anggaran dalam proses pembangunannya.

Berdasarkan hasil penelusuran, berikut rincian estimasi material yang digunakan dalam pembangunan kandang tersebut:

Namun upaya klarifikasi yang dilakukan terhadap Kepala Desa Dukuhlor tidak membuahkan hasil sewaktu di hubungi via sambungan telepon dan pesan whatsup tidak ada tanggapan sama sekali.

Sementara itu keterangan dari Ketua BUMDes Dukuhlor mengaku tidak mengetahui pembangunan kandang kambing tersebut..”Silahkan tanyakan ke sekdes, saya tidak tahu-menahu,” Jawabnya.

Pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan lebih jauh: Benarkah ini program BUMDes? Jika iya mengapa ketua Bumdes sendiri tidak mengetahui pelaksanaannya? Apakah Bumdes hanya menjadi nama formalitas tanpa keterlibatan dalam pelaksanaannya?

Ketidakterbukaan informasi publik serta Dugaan penyimpangan anggaran ini dikhawatirkan akan memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana desa dan program pemberdayaan ekonomi lokal.

Pihak terkait diharapkan dapat memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat, serta aparat pengawas di tingkat Kecamatan maupun Kabupaten agar dapat melakukan evaluasi atas projek ini(bie)

IMG 20250604 WA0056

Berita Terkait

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak
Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 
Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober
Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa
Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan
BUMDes Loning Disorot: Rp285 Juta untuk Apa? Warga Desak Transparansi dan Cek Lapangan
SK IZIN MENCALONKAN DIRI BUKAN JAMINAN BEBAS TEMUAN, DANA DESA DAN BUMDES LONING TETAP PERLU DIPERIKSA
Dana Desa Loning Disorot, Tuduhan Hoaks Ditantang dengan Verifikasi Lapangan dan Penelusuran Tipidkor Polres Pemalang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Kades Paniis diduga gelapkan uang desa sebesar  Rp.530.112.041,83.diakui dipake pribadi, bayar utang dan sekolah anak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Musdes Pembentukan Team Penjaringan Dan penyaringan Perangkat Desa Jabatan Kepala Dusun 2 Dan 3 di Desa Bendungan Berjalan lancar 

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Forum Masyarakat Desa Loning Akan Surati Pemdes, BPD dan BUMDes, Audiensi Dijadwalkan 31 Oktober

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Masyarakat Bersatu: Asep Derbi dan Maman Isak Ajak Pemuda Pemudi Desa Buniseuri Bersatu Demi Kemajuan Desa

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Warga Loning Geruduk Kantor Desa, BUMDes Rp285 Juta Dipertanyakan

Berita Terbaru