Jajaran LMPI Kab.Kuningan Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Panglima TB. Syahroni
Kuningan patrolinews86.com – Seluruh jajaran laskar merah putih indonesia ( LMPI ) Kab.Kuningan ucapkan turut berduka cita atas wafatnya Panglima TB. Syahroni pada usia 47 tahun.( 25/ mei 2025) sekitar jam 12.30 wib pada hari Minggu .
Duka mendalam dirasakan tidak hanya oleh jajaran laskar terapi juga keluarga besar TB Sahrini atas kepulanganya menghadap ilahi yang tidak disangka sangka.
Seperti dikata Ketua Lpmi Marcab Kab Kuningan Ujang Jenggo didampingi Andi Kosim ketua OKK dikatakannya kami sangat kehilangan sosok almarhum TB. Syahroni karena dirinya bukan hanya seorang panglima dalam struktur organisasi, tetapi juga sahabat dan panutan bagi kami semua. Semangat juangnya, solidaritas dan dedikasi terhadap lembaga , dan keteguhan prinsipnya akan terus kami kenang,” ujar Ujang Jenggo di tempat duka, Minggu (25/05/2015)
Almarhum dikenal sebagai figur tegas namun bersahaja, yang selama hidupnya banyak mengabdikan waktu untuk memperkuat solidaritas antar anggota LMPI dan menanamkan nilai-nilai patriotisme di kalangan generasi muda. Kepergiannya yang mendadak meninggalkan duka yang dalam di hati para sahabat, rekan organisasi, dan masyarakat yang mengenalnya.
Diperoleh keterangan TB Syahroni meninggal akibat tersengat aliran listrik disaat dirinya abis memperbaiki sanyo dan disaat memperbaiki stop kontak mau di cabut diduga tangan masih basah dan ada aliran setrum listrik di kabel yang terkelupas dan terpental yang pada akhirnya meninggal dunia. Kabarnya pun yang bersangkutan selama ini telah memiliki penyakit jantung yang pada ahirnya korban pun sempat dibawa kerumah sakit tetapi sudah tidak tertolong lagi.
Prosesi penghormatan terakhir kepada almarhum TB. Syahroni dilaksanakan dengan penuh khidmat di rumah duka yaitu di Desa Gerba Kab Kuningan . Sejumlah pengurus LMPI dari berbagai elemen termasuk media dan ormas serta jajaran GMOCT turut hadir memberikan penghormatan, mengiringi doa dan melepas kepergian sang panglima ke tempat peristirahatan terakhir.
Ujang Jenggo menambahkan, “Kami semua mengirimkan doa terbaik untuk almarhum. Semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. LMPI akan terus melanjutkan perjuangan beliau dengan semangat yang sama memperjuangkan masyarakat yang tertindas yang butuh pertolongan yang banyak bergerak dibidang sosial .
Sekali lagi kami bacakan ” Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita atas kepergian almarhum
“Semoga almarhum husnul khotimah dan diterima di sisi Allah SWT.” Serta buat keluarga yang ditinggal
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran ..Aamiin
Lip ds

























