GMOCT: Pemilihan Ketua PGRI Kabupaten Kuningan Digelar Juni Mendatang, Berharap Terselenggara Demokratis dan Transparan

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GMOCT: Pemilihan Ketua PGRI Kabupaten Kuningan Digelar Juni Mendatang, Berharap Terselenggara Demokratis dan Transparan

Kuningan patrolinews86.com , Jawa Barat – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kuningan akan menggelar pemilihan Ketua PGRI periode 2025-2030 pada tanggal 15-16 Juni 2025. Pemilihan ini merupakan agenda lima tahunan yang krusial dalam menentukan arah organisasi guru terbesar di Indonesia tersebut.

Proses pemilihan akan mengedepankan prinsip demokrasi, transparansi, dan kondusivitas, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PGRI. Kuasa Hukum PGRI Kabupaten Kuningan, Bambang L.A Hutapea, S.H.,M.H.,C.Med., menekankan pentingnya proses yang bersih dari berbagai praktik yang merugikan.

“Kami berharap pemilihan ini berlangsung tertib dan demokratis,” ujar Bambang. Ia mengimbau agar tidak terjadi penggiringan opini yang dapat merugikan salah satu calon, pencatutan nama Bupati Kuningan, propaganda terkait pendanaan di Kabupaten Kuningan, serta praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Ketua Umum GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama), Agung Sulistio, menanggapi proses pemilihan ini dengan harapan agar berjalan lancar dan demokratis. “GMOCT, khususnya melalui informasi yang kami terima dari media online KabarSBI yang tergabung dalam GMOCT, akan terus memantau jalannya pemilihan ini untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan tata kelola yang baik,” ujar Agung.

PGRI Kabupaten Kuningan berharap dapat memilih pemimpin yang mampu menyatukan seluruh anggota dan memperjuangkan hak-hak guru secara bermartabat. Hasil pemilihan ini akan menentukan arah dan kebijakan PGRI Kabupaten Kuningan selama lima tahun ke depan. Proses pemilihan yang demokratis dan transparan diharapkan akan menghasilkan kepemimpinan yang kuat dan representatif bagi seluruh guru di Kabupaten Kuningan.

#No Viral No Justice

Team/Red (Kabarsbi)

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

Berita Terkait

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas
Rawan Korupsi Bupati Kuningan diharap Stop Dapur MBG, Masyarakat Demonstrasi Akbar Di Pendopo hari ini
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030

Berita Terbaru