Pengunjung Membludak! Pameran Memetri Jadi Magnet Pecinta Lingkungan

Kamis, 10 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung Membludak! Pameran Memetri Jadi Magnet Pecinta Lingkungan

Yogyakarta, patrolinews86.com –

9 Oktober 2024 – Peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2024
dimulai dengan semarak melalui rangkaian kegiatan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendorong aksi iklim di wilayah perkotaan.

 

Sorotan utama perayaan ini adalah pameran bertajuk “Memetri: Tlatah, Mangsa, Bantala” di Yogyakarta, yang langsung disambut antusias oleh publik.
Pameran Memetri, dengan fokus unik pada perspektif budaya dan lingkungan, berhasil menarik lebih dari seribu pengunjung hanya dalam sehari sejak dibuka. Para pengunjung terlibat dalam eksplorasi kontribusi komunitas seniman dan pemuda dalam upaya bersama
menghadapi perubahan iklim.

Dalam konferensi pers sehari sebelumnya, Dirjen Cipta Karya Ir. Diana Kusumastuti, MT., menyampaikan, “Saat ini kita tidak hanya menghadapi ‘pemanasan global,’ tetapi sudah memasuki era ‘pendidihan global,’ dengan dampak nyata dari peningkatan suhu kota hingga daerah pesisir yang mulai tenggelam.”

Diana menegaskan bahwa tahun 2024 menjadi tahun penting, karena untuk pertama kalinya, suhu global melewati kenaikan 1,5°C selama satu tahun penuh. Hal ini menjadi alarm untuk
mempertegas pentingnya komitmen dalam Perjanjian Paris 2015 untuk membatasi kenaikan
suhu global.

Diana juga menyoroti pentingnya inovasi infrastruktur ramah lingkungan, dengan
mencontohkan Gedung Green Innovation and Creativity (GIK) di Universitas Gadjah Mada
(UGM). Gedung ini dirancang dengan prinsip bangunan hijau yang memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara, sehingga mampu mengurangi konsumsi energi secara signifikan.

GIK juga menerapkan sistem pengelolaan air hujan untuk digunakan kembali, menambah aspek keberlanjutannya. Perencanaan, konstruksi, dan operasional gedung ini pun menggunakan teknologi Building Information Modelling (BIM) yang memastikan efisiensi dengan mempertimbangkan lingkungan sejak awal.

Acara konferensi pers ini turut dihadiri jajaran Kementerian PUPR dan UGM, diantaranya Wakil Rektor UGM Dr. Arief Setiawan Budi Nugroho, CEO GIK UGM Myra Suraryo, dan Chief Program Officer Garin Nugroho, bersama figur seni seperti CEO ARTJOG Heri Pemad
dan Kurator Pameran Memetri Yoshi Fajar Kresno Murti.

Dari jajaran PUPR, turut hadir Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, Abram Elsajaya Barus; Direktur Bina Teknik Permukiman dan Perumahan
Kementerian PUPR, Dian Irawati; dan Kepala Balai Kawasan Permukiman & Perumahan, Budianto Prasetio.
Kegiatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2024
Berbagai kegiatan menarik lainnya juga diselenggarakan, termasuk roadshow di empat kota besar Indonesia – Bandung, Bali, Medan, dan Yogyakarta – yang bertujuan melibatkan partisipasi aktif generasi muda dalam diskusi tentang perubahan iklim. Selain itu, Kementerian PUPR juga menargetkan penanaman 3.650 pohon sebagai aksi nyata

penyerapan karbon, yang diharapkan mampu menyerap hingga 81 ton emisi per tahun dan menurunkan suhu permukaan hingga 5°C.
Kembali ke Pameran Memetri, kurator Yoshi Fajar Kresno Murti menekankan bahwa konsep memetri, atau memelihara adalah prinsip dasar yang harus dihidupkan dalam setiap upaya
pelestarian lingkungan. “Memetri adalah memelihara semua makhluk dan alam. Cara berpikir ini, yang berasal dari
nilai kesejarahan dan budaya, adalah kunci menuju masa depan perkotaan yang berkelanjutan, sejalan dengan tema Hari Habitat dan Hari Kota Dunia 2024,” ungkap Yoshi.
Yoshi berharap konsep ini dapat menjadi nilai bersama dalam menjaga keseimbangan alam
melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah hingga komunitas.
Acara puncak HHD-HKD 2024 akan berlangsung pada 12 Oktober, menandai komitmen Indonesia dalam membangun masa depan perkotaan yang lebih inklusif, aman, dan
berkelanjutan. Sementara itu, Pameran Memetri masih akan berlangsung di GIK hingga 19 Oktober mendatang. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi akun Instagram @habitat.ina.
Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti Ketiga dari Kiri Membuka Pameran Memetri
Lip red

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru