Musrenbang RJPD 2025-2045, Bupati Bandung Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musrenbang RJPD 2025-2045, Bupati Bandung Tekankan Pembangunan Berkelanjutan.

Bandung patrolinews86.com –
Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025 – 2045 tingkat kabupaten di Grand Sunshine Soreng, Kamis (16/5/2024).

Bupati Bandung mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung yang telah menyusun dokumen RPJPD 2025-2045, bersama-sama dengan DPRD Kabupaten Bandung.

Selain itu juga turut terlibat semua elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga pemuda dan mahasiswa, sangatlah penting dalam memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan benar-benar mewakili aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Saya juga mengpresiasi setinggi-tingginya, kepada Bapak/Ibu sekalian, atas kehadirannya yang mana merupakan wujud tanggungjawab dan komitmen kita dalam mendukung tercapainya visi Pemkab Bandung yakni mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjungjung tinggi kretivitas dalam bingkai kearifan lokal,” ucap bupati dalam sambutannya.

Musrenbang RPJPD ini diharapkan dapat menampung masukan yang mencerminkan aspirasi dari masyarakat, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap berbagai program dan kegiatan pembangunan.

“Melalui forum ini, kita berkesempatan untuk merumuskan sasaran pokok, strategi dan arah kebijakan pembangunan yang akan menentukan arah pembangunan kita menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih berkelanjutan,” kata Bupati Dadang Supriatna yang akran disapa Kang DS ini.

Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo, kata Kang DS, pemerintah pusat pun menginginkan adanya pembangunan berkelanjutan. Sehingga siapapun pemimpin negara kita ke depan, tidak keluar dari RPJPN yang telah ditentukan, sehingga pembangunan bisa lebih terarah.

“Demikian pula dengan Kabupaten Bandung yang akan menggelar Pilkada pada 27 November. Maka RPJPD 2025-2045 ini harus sudah diparipurnakan sebelum 29 Agustus 2024. Sehingga nantinya setiap bakal calon bupati maupun cawabup, harus mengacau pada RPJPD 2025-2045, apabila membuat visi dan misi yang akan dikampanyekan kepada Masyarakat,” tandas Kang DS.

Selanjutnya Bupati Bedas memaparkan, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, serta mewujudkan visi RPJPD, yaitu mewujudkan Kabupaten Bandung yang “Maju, Agamis, Sejahtera dan Berkelanjutan”, Pemkab Bandung dalam 20 tahun ke depan, pertama akan fokus terhadap peningkatkan SDM yang unggul, berakhlak, dan berkualitas.

Kedua, imbuh Kang DS, transformasi perekonomian daerah yang inklusif dan berdaya saing berbasis kearifan local. Ketiga, transformasi tata Kelola. Keempat, mewujudkan Kabupaten Bandung yang bersih, transparan dan akuntabel.

“Kelima, meningkatkan tata kehidupan masyarakat yang berbudaya dan berkarakter. Keenam mengembangkan pembangunan kewilayahan yang adil dan merata. Ketujuh, meningkatkan infrastruktur dasar yang inklusif dan kedelapan, meningkatkan pembangunan berwawasan lingkungan,” urai Kang DS.

Lebih dari itu dengan sasaran visi antara lain peningkatan pendapatan perkapita; pengentasan kemiskinan dan ketimpangan; peningkatan kerjasama antar daerah; peningkatan daya saing sumber daya manusia; dan penurunan emisi Gas Rmah Kaca (GRK) menuju net zero emission.

Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi menambahkan, arah kebijakan pembangunan merupakan bentuk diferensial dari visi misi pembangunan dua puluh tahunan pembangunan di Kabupaten Bandung.

Menurut Erwin, proses pelaksanaan arah kebijakan pembangunan 20 tahunan ini dilaksanakan secara bertahap. Adapun pentahapan kebijakan pembangunan untuk mencapai visi dan misi pembangunan jangka panjang di Kabupaten Bandung terbagi menjadi 4 tahap pembangunan.

Erwin menjelaskan, tiap tahapan pembangunan Kabupaten Bandung ini mempunyai target dan tema sesuai dengan prioritas pembangunan. Sehingga prosesnya seperti anak tangga di mana tahapan selanjutnya dapat dilaksanakan jika tahapan sebelumnya sudah dapat dilaksanakan.

“Adapun tema tiap tahapan jika mengambil filosofi masyarakat sunda dalam membangun rumah. Antara lain tahapan pertama merupakan tahapan pembangunan pondasi (dadasar/mondasi); Tahapan kedua akselerasi pembangunan (nanjeurkeun); tahap 3 ialah tahapan pemantapan (ngabenteng) dan tahap keempat tahapan perwujudan (nyicingan) visi misi pembangunan Kabupaten Bandung,” urai Erwin.(*)
Reporter : AJI FAUJIAH

Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025 – 2045 tingkat kabupaten di Grand Sunshine Soreng, Kamis (16/5/2024).

Bupati Bandung mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung yang telah menyusun dokumen RPJPD 2025-2045, bersama-sama dengan DPRD Kabupaten Bandung.

Selain itu juga turut terlibat semua elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga pemuda dan mahasiswa, sangatlah penting dalam memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan benar-benar mewakili aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Saya juga mengpresiasi setinggi-tingginya, kepada Bapak/Ibu sekalian, atas kehadirannya yang mana merupakan wujud tanggungjawab dan komitmen kita dalam mendukung tercapainya visi Pemkab Bandung yakni mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjungjung tinggi kretivitas dalam bingkai kearifan lokal,” ucap bupati dalam sambutannya.

Musrenbang RPJPD ini diharapkan dapat menampung masukan yang mencerminkan aspirasi dari masyarakat, sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap berbagai program dan kegiatan pembangunan.

“Melalui forum ini, kita berkesempatan untuk merumuskan sasaran pokok, strategi dan arah kebijakan pembangunan yang akan menentukan arah pembangunan kita menjadi lebih baik, lebih maju, dan lebih berkelanjutan,” kata Bupati Dadang Supriatna yang akran disapa Kang DS ini.

Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo, kata Kang DS, pemerintah pusat pun menginginkan adanya pembangunan berkelanjutan. Sehingga siapapun pemimpin negara kita ke depan, tidak keluar dari RPJPN yang telah ditentukan, sehingga pembangunan bisa lebih terarah.

“Demikian pula dengan Kabupaten Bandung yang akan menggelar Pilkada pada 27 November. Maka RPJPD 2025-2045 ini harus sudah diparipurnakan sebelum 29 Agustus 2024. Sehingga nantinya setiap bakal calon bupati maupun cawabup, harus mengacau pada RPJPD 2025-2045, apabila membuat visi dan misi yang akan dikampanyekan kepada Masyarakat,” tandas Kang DS.

Selanjutnya Bupati Bedas memaparkan, dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, serta mewujudkan visi RPJPD, yaitu mewujudkan Kabupaten Bandung yang “Maju, Agamis, Sejahtera dan Berkelanjutan”, Pemkab Bandung dalam 20 tahun ke depan, pertama akan fokus terhadap peningkatkan SDM yang unggul, berakhlak, dan berkualitas.

Kedua, imbuh Kang DS, transformasi perekonomian daerah yang inklusif dan berdaya saing berbasis kearifan local. Ketiga, transformasi tata Kelola. Keempat, mewujudkan Kabupaten Bandung yang bersih, transparan dan akuntabel.

“Kelima, meningkatkan tata kehidupan masyarakat yang berbudaya dan berkarakter. Keenam mengembangkan pembangunan kewilayahan yang adil dan merata. Ketujuh, meningkatkan infrastruktur dasar yang inklusif dan kedelapan, meningkatkan pembangunan berwawasan lingkungan,” urai Kang DS.

Lebih dari itu dengan sasaran visi antara lain peningkatan pendapatan perkapita; pengentasan kemiskinan dan ketimpangan; peningkatan kerjasama antar daerah; peningkatan daya saing sumber daya manusia; dan penurunan emisi Gas Rmah Kaca (GRK) menuju net zero emission.

Kepala Bapperida Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi menambahkan, arah kebijakan pembangunan merupakan bentuk diferensial dari visi misi pembangunan dua puluh tahunan pembangunan di Kabupaten Bandung.

Menurut Erwin, proses pelaksanaan arah kebijakan pembangunan 20 tahunan ini dilaksanakan secara bertahap. Adapun pentahapan kebijakan pembangunan untuk mencapai visi dan misi pembangunan jangka panjang di Kabupaten Bandung terbagi menjadi 4 tahap pembangunan.

Erwin menjelaskan, tiap tahapan pembangunan Kabupaten Bandung ini mempunyai target dan tema sesuai dengan prioritas pembangunan. Sehingga prosesnya seperti anak tangga di mana tahapan selanjutnya dapat dilaksanakan jika tahapan sebelumnya sudah dapat dilaksanakan.

“Adapun tema tiap tahapan jika mengambil filosofi masyarakat sunda dalam membangun rumah. Antara lain tahapan pertama merupakan tahapan pembangunan pondasi (dadasar/mondasi); Tahapan kedua akselerasi pembangunan (nanjeurkeun); tahap 3 ialah tahapan pemantapan (ngabenteng) dan tahap keempat tahapan perwujudan (nyicingan) visi misi pembangunan Kabupaten Bandung,” urai Erwin.(*)
Reporter : AJI FAUJIAH

Berita Terkait

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu
Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi
Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik
U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan
Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati
Kemenkes Targetkan Renovasi 10 Rebu Puskesmas Rampung 2029-2030
Camat Darangdan Pimpin Apel Pagi, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan
Revitalisasi Sekolah di Cirebon Banyak Masalah hingga dugaan pemotongan 20% , ARM Desak APH Usut Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:05 WIB

Bupati Lucky Hakim Secara Langsung Lantik 37 ASN Dan Enam Camat di Ruang Ki Tinggil Pemda Indramayu

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Pencurian Padi Terjadi Di Desa Cempeh Kecamatan Lelea Indramayu Yang Siap Panen Seluas 7.000 Meter Persegi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Bupati Bandung Ingatkan Aparatur Harus Menunjukkan Integritas, Profesional, dan Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:01 WIB

U.Kusmana,  Sekda Kuningan Ajak Guru Kuasai Teknologi Tanpa Tinggalkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Bupati Indramayu Lucky Hakim Pelayanan Publik Berjalan Seperti Biasa Insya Allah Aman & lancar Pasca Wabup Diamankan Kejati

Berita Terbaru