Memuliakan Sesama Makhluk Berarti Memuliakan Penciptanya.

Jumat, 12 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memuliakan Sesama Makhluk Berarti Memuliakan Penciptanya.

 

KLATEN – Patrolinews86.com. Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa setiap mukmin usai nenjalani ibadah puasa berarti telah lulus ujian 3 tahap,

“10 hari pertama lulus dengan predikat mendapat rahmat dari Alloh SWT, 10 hari kedua dapat predikat mendapatkan ampunan dari Alloh SWT, dan lulus 10 hari ketiga mendapatkan predikat bebas dari siksa neraka dlm arti masuk surga melalui pintu khusus Ar Raihan.” kata Syamsuddin saat menjadi khotib sholat Idul Fitri 1445 H di Masjid Agung Al- Aqsha Klaten, Rabu ( 10/04/2024 ).

Sedangkan syawal menurut Syamsuddin memiliki arti upaya peningkatan ketaatan dan loyalitas kepala Alloh meneladani Rosulullah dan Ulil amri dalam arti taat dan hormat kepada Ulama dan Pemerintah yang sah.

“Kesimpulannya ketuhanan dan kemanusiaan adalah dua hal penting yang wajib jadi komitmen umat beragama termasuk umat Islam, karena semua agama meyakini bahwa manusia itu adalah ciptaan Tuhan, sedangkan memuliakan, mengormati manusia berarti memuliakan yang menciptakannya. Sebaliknya merendahkan dan menghina manusia juga berarti merendahkan dan menghina sang pencitanya ” katanya.

Dikatakan bahwa sebagaimana dijelaskan dalam alquran, bahwa membunuh satu orang berarti membunuh seluruh umat manusia, sebaliknya mengormati dan memuliakan serta memberi peluang hidup manusia berarti menyelamatkan nyawa seluruh umat manusia.

Syamsuddin Asyrofi yang juga Ketua Dai Kamtibmas Kabupaten Klaten itu mengatakan bahwa Islam mengajarkan manusia untuk menghormati dan memuliakan orang lain.

“Menghormati dan menghargai orang lain adalah upaya untuk menghormati dan memuliakan diri sendiri. Bagaimana orang lain mau menghormati dan menghargai diri kita, jika kita tidak mau menghormati dan menghargainya” katanya.

Dijelaskan bahwa menghormati dan menghargai orang lain pun berbeda tergantung dalam keberagaman masing-masing.

Dalam hadits Riwayat Al-Qadlaa’iy dalam Musnad Asy-Syihaab no.129, Ath-Thabaraaniy dalam Al-Ausath no.5758 berbunyi “Khairunnas anfa’ahum li-nnas” (Sebaik-baik orang adalah yang dapat memberi manfaat kepada sesama) yang dimaksudkan dalam hadits itu manusia di anjurkan untuk berbuat baik dan ramah kepada sesama manusia. Karena sesungguhnya tidak ada kebaikan yang bisa diambil jika kita tidak belaku baik pada sesama manusia.

“Menghormati dan memuliakan orang lain adalah bentuk kita menjaga kualitas diri kepada penciptanya, atau istilahnya menjadi sebaik-baik ciptaan (ahsani taqwim). Melalui Pendidikan dan pengajaran yang bagus, dimaksudkan agar manusia tidak terjerumus menjadi seburuk-buruk makhluk” jelasnya.

Kata Syamsuddin seburuk-buruk makhluk itu adalah manusia yang lupa dirinya, melupakan Allah SWT dan kebaikan yang sudah diberikan-Nya. Begitu juga kualitas utama seorang manusia itu adalah rasa hormat, bukan merasa terhormat yang lantas tidak menghormati orang lain.

“Sikap menghargai orang lain merupakan nilai manusia yang terbaik di dunia, tak ternilai harganya. Di manapun dan ke manapun kita berada, jika kita selalu bersikap menghormati dan menghargai orang lain, maka hati orang lain akan terbuka dan akan berbalik menghormati kita.” pungkasnya. ( Budiharjo/Moch.Isnaeni )

Berita Terkait

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.
Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas
Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih
PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 
Polres Indramayu Buka Pelatihan Vokasi Bagi Warga PHK dan Peduli Pengangguran
Jalan Agus Salim Diaspal Ulang, Polres Pekalongan Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
PULUHAN ORMAS PEMUDA PANCASILA BERKUMPUL DI GOR TRISANJA MENGGRUDUG KANTOR PIMPINAN CABANG GERAKAN ANSHOR TEGAL. 

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Bupati Eman Suherman Minta BPR Majalengka Perkuat Manajemen Risiko.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Satlantas Pekalongan Kota Gencarkan Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Peduli Warga Terdampak Karhutla dan Kekeringan, Kapolda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Pangkalan Bun

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Pekalongan Salurkan 18 Ribu Liter Air Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

PT.Lambang Bumi Perkasa di Duga Belum Kantongi Ijin Resmi Pemakaian Air Sungai 

Berita Terbaru

Uncategorized

Vaveya Freispiele – Übersicht und Optionen

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Emberluck tours gratuits : aperçu complet et options

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB

Uncategorized

Paamebet tours gratuits : guide de sécurité complet 2024

Sabtu, 31 Okt 2026 - 04:56 WIB